
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri (kanan) di damping Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto (kiri) berbincang disela penyampaian keterangan terkait ledakan bom di SMAN 72 Jakarta pada konfrensi pers di gedung Promoter Polda Met
JawaPos.com - Jumlah korban luka pasca ledakan di SMAN 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara (Jakut) yang menjalani perawatan di rumah sakit tinggal 20 orang. Termasuk diantaranya siswa berinisial F yang kini berstatus anak berhadapan dengan hukum atau ABH. Puluhan korban luka lainnya sudah diizinkan pulang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa secara keseluruhan ada 96 korban luka. Sampai Selasa (11/11), jumlah korban luka yang menjalani perawatan di rumah sakit sebanyak 29 orang. Kini tinggal 20 korban luka yang masih dirawat.
”Data korban (luka) per hari ini, Kamis, 13 November 2025 jam 13.00 WIB sejumlah 20 pasien,” ungkap dia saat dikonfirmasi.
Puluhan korban luka itu menjalani perawatan di 3 rumah sakit berbeda. Yakni Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, Rumah Sakit Yarsi, dan Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Khusus korban luka berat, perawatan dilakukan di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih dan Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
”Rumah Sakit Islam rawat 13 orang (korban luka), Rumah Sakit Yarsi rawat 6 orang, Rumah Sakit Polri rawat 1 orang,” jelas Budi Hermanto.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu pun menjelaskan bahwa anak berkonflik dengan hukum berinisial F menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Saat ini F sudah sadarkan diri. Namun dia masih butuh waktu untuk pemulihan dan dimintai keterangan sebagai pelaku yang meledakan bom di sekolahnya.
”ABH kondisi sudah sadar. Akan tetapi masih belum bisa diminta keterangan karena kondisi masih masa pemulihan,” ungkap Kombes Budi Hermanto.
Polda Metro Jaya memindahkan F ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati dengan beberapa tujuan. Pertama pemulihan karena pelaku juga menjadi korban. Kedua untuk memudahkan proses penyelidikan dan penyidikan kasus ledakan bom di SMAN 72 Jakarta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
