
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin menunjukkan bukti penipuan dengan modus pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, hampir saja menjadi korban penipuan berkedok pembuatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Ia ditelepon oleh seseorang yang mengaku sebagai petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).
Arifin menceritakan, dirinya mendapat telepon dari oknum yang mengaku bertugas di Kecamatan Cengkareng. Awalnya, penelepon menginformasikan soal program IKD sambil mencocokkan data kependudukan.
"Dalam pembicaraan selanjutnya diserahkan kepada petugas kedua yang meminta saya untuk mengklik titik tiga dan mengarahkan berbagi layar dan mengalihkan otomatis," ujar Arifin, Jumat (19/9).
Penipu itu bahkan memakai nama lengkap dan foto profil berseragam layaknya pegawai resmi.
"Modus operandi yang mereka jalankan, pelaku pertama mengatasnamakan Arya Wijaya dengan foto profil di telepon WhatsApp memakai baju seragam pemerintah daerah," jelasnya.
"Pelaku kedua mengatasnamakan Bella Sofia menggunakan seragam KORPRI," tambahnya.
Arifin sengaja membagikan rekaman video percakapan tersebut ke media sosial miliknya. Video itu pun viral dan mendapat banyak respon netizen.
Arifin, yang juga mantan Kasatpol PP DKI, mengaku sempat menasihati para pelaku agar menghentikan aksinya. Ia pun meminta masyarakat berhati-hati dengan modus tersebut.
"Bu ngapain (nipu) kaya gini. Saya ini bisa tau mau menipu apa bukan. Gak boleh begitu dosa. Coba berani gak video call. Coba saya tanya Camat Cengkareng siapa. Ibu kerja aja yang baik, yang halal," ujarnya menasehati pelaku.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menerima telepon dari nomor tak dikenal.
"Semoga dari peristiwa ini menjadi pelajaran bersama, khususnya warga agar lebih hati hati, waspada dan tidak meniadi korban penipuan dari orang yang tidak bertanggung jawab," paparnya.
"Saya juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan agar tidak menjadi korban atas praktek penipuan mengatasnamakan pembuatan KTP digital," sambungnya.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
