
Penumpukan penumpang terjadi di stasiun Palmerah usai penghentian perjalanan KRL pasca gempa Bekasi, Rabu (20/8/2025). (Istimewa)
JawaPos.com - Suasana di Stasiun Palmerah, Jakarta, berubah kacau pasca gempa bumi yang mengguncang Bekasi, Rabu malam (20/8). Penumpang memadati peron hingga tangga stasiun karena perjalanan kereta terganggu.
Cicilia, seorang karyawan swasta, mengaku sulit pulang lantaran kondisi di stasiun penuh sesak. Hal itu disebabkan terjadi keterlambatan kedatangan kereta usai terjadi gempa. "Sampai di stasiun Palmerah lihat penuh di stasiun," ujarnya.
Tak hanya di stasiun Palmerah, kata Cicilia, temannya yang berada di Stasiun Tanah Abang juga merasakan hal serupa.
Karena keterlambatan, penumpang memilih menunggu dengan duduk di tangga stasiun hingga di peron. Wanita yang hendak ke Rangkasbitung dari stasiun Palmerah itu pun hanya bisa pasrah menunggu.
"Infonya kereta dari Tanah Abang ke Rangkasbitung diberhentikan. Di stasiun Palmerah banyak penumpang yang telantar. Ada pengumuman mohon maaf ada keterlambatan karena ada gempa,” ungkap Cicilia.
Cicilia pun mengurungkan niatnya untuk pulang ke rumah di Rangkasbitung menggunakan KRL. Ia pun akhirnya memilih transportasi lainnya.
"Di Tanah Abang pasti kereta penuh dan yang di Palmerah nggak kebagian. Jadi mending pakai transportasi lain aja," tuturnya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus mengakui adanya penghentian perjalanan saat terjadi gempa. Hal itu dilakukan demi memastikan keamanan pengguna.
Jono mengatakan, pihaknya masih memeriksa kondisi jalur di sepanjang lintasan kereta.
"Saat ini petugas kami sedang melakukan pengecekan di sepanjang lintasan Operasional Commuter Line untuk memastikan kondisi baik sarana maupun prasananya Karena faktor keamanan menjadi hal yang paling utama," terangnya.
BMKG melaporkan gempa berkekuatan 4,9 magnitudo mengguncang wilayah Bekasi, Jawa Barat, pada pukul 19.54 WIB dengan kedalaman 10 km. Getaran terasa hingga Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Bogor hingga Tangerang.
"Gempa Mag:4.9, 20-Aug-2025 19:54:55 WIB, Lok:6.48LS, 107.24BT (14 km Tenggara KAB-BEKASI-JABAR), Kedalaman:10 Km. Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis akun X resmi @infoBMKG.
Hingga kini, BMKG masih melakukan analisis lebih lanjut terkait dampak dan penyebab gempa tersebut.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
