
BUMD Dharma Jaya lakukan Ekspansi untuk Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com–Keterbatasan lahan kosong di ibu kota membuat Pemprov DKI bergantung kepada daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan. Dengan kondisi itu, sebanyak 95 persen kebutuhan pangan berasal dari luar Jakarta.
Untuk memastikan ketahanan pangan, Pemprov DKI sudah memberi penugasan untuk kepada tiga BUMD pangan. Salah satunya, Perumda Dharma Jaya.
Untuk memperkuat perannya, Dharma Jaya melakukan ekspansi dari pasar ke berbagai sektor. Mulai dari sektor grosir, ritel modern, dan platform digital.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menuturkan, saat ini ada sebanyak 146 pelanggan reguler dan 12 pelanggan grosir yang mereka layani dari sektor grosir dan general trade.
''Meski omzet saat ini masih didominasi sektor grosir, kontribusi ritel modern juga terus meningkat. Kami juga terus berusaha menarik minat masyarakat untuk bisa membeli di marketplace,'' kata Raditya Endra Budiman.
Oleh karena itu, selain menjaga pasokan aman, mereka juga memastikan kualitas produk tetap baik hingga sampai kepada konsumen.
Tak hanya fokus pada aspek komersial, Dharma Jaya juga tengah mengembangkan program keberlanjutan di lahan seluas 1,2 hektare di Cakung. Fasilitas tersebut meliputi ecopark, nursery, dan green house yang bertujuan menurunkan emisi gas rumah kaca dan mengedukasi masyarakat tentang urban farming.
''Kami ingin menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan kota,'' imbuh Raditya Endra Budiman.
Sementara itu, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Syaefuloh Hidayat menuturkan, BUMD Jakarta dituntut adaptif, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat Jakarta. Tidak terkecuali Dharma Jaya yang sudah diberi tugas oleh Pemprov DKI.
''Dharma Jaya berperan penting untuk untuk menjaga ketahanan pangan serta berkontribusi menekan inflasi di Jakarta. Karena itu, perlu penguatan kinerja melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah maupun swasta,'' ungkap Syaefuloh Hidayat.
Sebagai bentuk komitmen, Syaefuloh juga menyebutkan, seluruh jajaran direksi dan komisaris BUMD DKI, termasuk Dharma Jaya telah menandatangani Pakta Integritas serta Key Performance Indicator (KPI).
''Dharma Jaya tidak hanya dituntut meraih profit, tapi juga menjaga ketahanan pangan ibu kota,'' tandas Syaefuloh Hidayat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
