
Tangkapan layar video viral seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Afrika mengamuk di sebuah supermarket kawasan Kalibata City, Jakarta Selatan, Senin (21/4). (@wargajakarta.id).
JawaPos.com – Warga Kalibata City, Jakarta Selatan, Senin (21/4), dihebohkan dengan aksi brutal seorang pria Warga Negara Asing (WNA) asal Afrika yang mengamuk dan membuat kericuhan di sebuah minimarket.
Dalam rekaman video yang viral di media sosial, pria tersebut tampak telanjang dada, hanya mengenakan celana pendek, dan berteriak-teriak sambil menghancurkan barang-barang di rak.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengungkapkan bahwa insiden bermula dari pertikaian rumah tangga antara WNA tersebut dan istrinya. Dengan posisi sedang mabuk, pria berbadan gempal itu turut menjadikan sang anak sebagai sasaran amukan.
“Jadi itu warga WNA dari, orang kulit hitam lah, negaranya namanya susah sebutannya. Orang kulit hitam, memang kita nggak tahu cekcok dengan istri, tapi anak yang buat sasaran,” ujar Kompol Mansur.
Ia mengungkapkan, dua anak WNA itu yang masih balita nyaris menjadi korban kekerasan. “Anaknya itu mau disiksa lah, mau diciderai, bahkan mau dibunuh anaknya ini,” lanjutnya.
Petugas yang datang berusaha menyelamatkan kedua anak yang masih berusia 3 dan 2 tahun tersebut. Saat hendak diamankan, pria itu menolak dan justru melarikan diri.
Saat dikejar petugas, pria tersebut lari ke supermarket dan menyiram seluruh tubuhnya dengan minyak goreng agar licin dan sulit ditangkap. Aksinya pun membuat lantai licin. “Dia mandi minyak supaya badannya licin," katanya.
Saat pelarian, WNA tersebut sempat terjatuh dan mengalami luka di bagian jidat dan paha. Mansur pun menegaskan luka yang dialami pelaku bukanlah akibat amukan massa.
Setelah terpeleset dan jatuh, pria itu sempat dibawa ke klinik untuk mendapat pengobatan. Namun di sana, ia kembali mengamuk dan mencoba mengambil gunting. “Dalam klinik dia ambil gunting. Ambil gunting dia gak mau diamankan," jelasnya.
Saat ini, pria tersebut dirawat di RS Polri Kramat Jati dan kasusnya telah ditangani lebih lanjut oleh pihak Imigrasi karena ditemukan indikasi pelanggaran izin tinggal.
"Menurut izin, dia tidak boleh tinggal di wilayah Jakarta Selatan. Yang dikeluarkan izin oleh pihak imigrasi, tinggalnya harus sekitar Jakarta Barat. Kan sudah ada aturannya," ucapnya.
Pihak kepolisian juga mendalami unsur pidana lain dalam kasus ini, termasuk dugaan kepemilikan senjata tajam dan pelanggaran UU Darurat. “Kalau memang ditemukan membawa senjata tajam dan sebagainya, tentunya kita proses,” tegas Kompol Mansur.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
