Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 23.23 WIB

600 Sopir Truk Demo di Tanjung Priok: Protes Lambatnya Bongkar Muat hingga Banyaknya Mafia Pungli

Sebanyak 600 sopir truk yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia (KB-SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jalan Terminal Kalibaru Raya, Cilincing - Image

Sebanyak 600 sopir truk yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia (KB-SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jalan Terminal Kalibaru Raya, Cilincing

JawaPos.com  – Sebanyak 600 sopir truk yang tergabung dalam Keluarga Besar Sopir Indonesia (KB-SI) menggelar aksi unjuk rasa di depan New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jalan Terminal Kalibaru Raya, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (11/2).
 
Juru Bicara KB-SI Ilhamsyah menuturkan, sebagai pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok kembali menghadapi permasalahan serius terkait kemacetan parah yang menghambat distribusi logistik nasional.
 
Buruknya manajemen lalu lintas serta lambatnya proses bongkar muat terjadi di terminal-terminal utama seperti New Priok Container Terminal One (NPCT1), KOJA Terminal, dan Jakarta International Container Terminal (JICT).
 
 
"Permasalahan ini tidak hanya berdampak pada efisiensi logistik nasional, tetapi juga memberikan kerugian signifikan bagi para sopir truk, perusahaan logistik, serta perekonomian secara umum," ujar Ilhamsyah, Selasa (11/2).
 
Semrawut-nya pengelolaan Pelabuhan Tanjung Priok saat ini menyebabkan sopir truk harus menghadapi waktu tunggu yang lama, risiko kelelahan, peningkatan biaya operasional, hingga tekanan psikologis akibat target pengiriman yang sulit dicapai.
 
"Di sisi lain, kemacetan juga menghambat arus barang yang berdampak pada rantai pasok nasional dan menurunkan daya saing pelabuhan Tanjung Priok di kancah internasional," terangnya. 
 
 
Ketua Umum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) itu pun melayangkan enam tuntutan kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). 
 
Yakni, batalkan kebijakan gate pass pelabuhan, pelayanan bongkar muat tidak boleh lebih dari jam dan atasi kemacetan dengan cara : penambahan gate in di npct1, perbaiki sistem yang sering eror serta sediakan kantong parkir gratis dalam pelabuhan.
 
"Kemudian, berikan keamanan bagi seluruh sopir dari premanisme jalanan, berikan pelayanan fasilitas (toilet, kantin, dan ruang tunggu untuk sopir/kenek serta pengguna jasa pelabuhan lainnya) dan berantas mafia pungli di dalam pelabuhan," tegasnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore