Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 November 2024 | 21.23 WIB

Dharma Pongrekun Sebut Pilkada Jakarta Berjalan Damai, Enggan Komentari Dugaan Money Politik

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun menggunakan hak pilihnya Pilkada di TPS 31 Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (27/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2 Dharma Pongrekun menggunakan hak pilihnya Pilkada di TPS 31 Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (27/11/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Calon Gubernur Jakarta Nomor Urut 2 Dharma Pongrekun menyampaikan bahwa pilkada Jakarta kali ini berbeda dengan pilkada periode sebelumnya.

Menurut dia, pilkada kali ini sudah berjalan dengan damai. Menunjukkan bahwa masyarakat Jakarta semakin cerdas. Namun, dia enggan mengomentari soal dugaan terjadinya money politik. 

Menurut Dharma, lancarnya pilkada Jakarta menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah semakin cerdas.

”Damai, artinya menunjukkan indikator bahwa rakyat sudah mulai cerdas,” terang dia. Calon gubernur yang juga purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir komisaris jenderal polisi itu menyatakan bahwa rakyat tidak boleh ribut-ribut. 

”Buat apa ribut-ribut, setelah ribut-ribut mereka bersatu kembali, rakyat ditinggalkan, rakyat saling musuhan, di antara keluarga bahkan antar teman. Terus mereka bergandengan tangan, berpeluk-pelukan, tertawa bersama di belakang layar. Dan akhirnya mereka jalan-jalan bareng ke luar negeri, menikmati kehidupan mewah,” beber dia. 

Baca Juga: Usai Nyoblos, Calon Wali Kota Depok Imam Budi Hartono Pantau Hitung Cepat

Lebih lanjut, Dharma menyampaikan bahwa rakyat harus sadar. Dukungan mereka berikan demi kebaikan semua. ”Jangan hanya mendukung, tapi tidak impact-nya bagi masa depan keluarga kita,” kata dia.

Berkaitan dengan hasil pilkada Jakarta, dia menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan. Yang penting baginya dia sudah maju dan bertarung untuk memperjuangkan kebaikan bagi rakyat Jakarta. 

Dharma enggan berkomentar banyak saat ditanya soal dugaan munculnya money politik.

”Saya tidak mengatakan komentar, justru banyak tahu dari wartawan. Jadi, silakan wartawan selidiki itu. Jangan cuman saya aja yang diselidiki. Saya nggak terlalu, itu buat saya hanya menghabis-habiskan energi. Untuk apa mencari hal-hal seperti itu,” jelasnya. 

 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore