Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 November 2024 | 06.50 WIB

Pj Gubernur Teguh Pastikan KJP Tahun Depan Batal Dihapus, Jalan Beriringan Dengan Sekolah Swasta Gratis

Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memberikan keterangan kepada media saat di rumah pompa polder Green Garden, Jakarta Barat, Rabu (6/11/2024). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memberikan keterangan kepada media saat di rumah pompa polder Green Garden, Jakarta Barat, Rabu (6/11/2024). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi memastikan program sekolah swasta gratis akan tetap dijalankan tanpa menghapus program Kartu Jakarta Pintar (KJP). 
 
Hal itu diungkapkan Pj Teguh saat menghadiri acara Coffee Morning dalam rangka membahas Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2025 di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, Jumat (15/11/2024). 
 
Teguh menjelaskan, APBD Tahun Anggaran (TA) 2025 direncanakan sebesar Rp 91,14 triliun. Nilai tersebut naik 11,53 persen dibandingkan APBD TA 2024.
 
 
Adapun postur perincian APBD 2025 yaitu Pendapatan Daerah sebesar Rp 81,68 triliun, Belanja Daerah sebesar Rp 82 triliun, dan Pembiayaan Daerah (neto) sebesar Rp 643,41 miliar.
 
"Isu strategis dalam penyusunan APBD TA 2025 yaitu penerapan sekolah swasta gratis dengan tidak menghapuskan pemberian bansos KJP (Kartu Jakarta Pintar), ketepatan sasaran pemberian Bansos seperti KJP dan KJMU (Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul)," ujar Pj Teguh.
 
Ia juga memastikan, program unggulan Presiden Prabowo Subianto yakni pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) juga akan dijalankan tahun depan. Serta peningkatan akses pemberian hunian layak, aman, dan terjangkau bagi masyarakat.
 
Selain itu, juga terdapat penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), peningkatan jaringan transportasi publik untuk mengurangi tingkat kemacetan dan polusi udara, penanganan stunting pada anak agar tumbuh dan berkembang secara optimal. 
 
 
Lalu, upaya penanggulangan banjir dengan peningkatan kapasitas sungai dan saluran drainase, peningkatan layanan kesehatan dengan penyediaan fasilitas dan peralatan kesehatan berdasarkan standar kebutuhan layanan unggulan stratifikasi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan. 
 
"Isu strategis mempertahankan kestabilan dan ketahanan pangan, serta penanganan pengangguran melalui Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi yang berlisensi/sertifikasi BNSP (Badan Nasional Standar Profesi) juga akan kita bahas di dalamnya," kata Pj Teguh. 
 
Ia menjelaskan, dalam APBD TA 2025 telah dialokasikan anggaran belanja wajib (mandatory spending) sesuai ketentuan peraturan perundang- undangan. 
 
Seperti anggaran fungsi pendidikan sebesar Rp 20,55 triliun atau 24,96 persen dari total belanja daerah. Selain itu, alokasi anggaran infrastruktur sebesar Rp 36,3 triliun atau 44,3 persen dari total belanja daerah. 
 
"Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa memberikan kemudahan bagi kita dalam penetapan APBD TA 2025 demi kemajuan kota dan kemakmuran masyarakat Jakarta," pungkas Pj Teguh.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore