Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Mei 2024 | 15.23 WIB

MRT Jakarta Telah Beroperasi Normal Pasca Insiden Konstruksi Kejagung

Suasana Stasiun MRT Jakarta ASEAN usai insiden jatuhnya material dari kegiatan konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (30/5). - Image

Suasana Stasiun MRT Jakarta ASEAN usai insiden jatuhnya material dari kegiatan konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (30/5).

JawaPos.com–PT MRT Jakarta (Perseroda) telah beroperasi normal pasca insiden jatuhnya material dari kegiatan konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (30/5) pukul 16.40 WIB.

”Hari ini (31/5), kami telah kembali beroperasi secara normal,” kata Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo seperti dilansir dari Antara di Jakarta, Jumat (31/5).

Perseroan mulai memberlakukan jadwal operasi pukul 05.00-24.00 WIB setiap hari. Pihaknya menyatakan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna layanan MRT Jakarta atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

”Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian ini tidak kembali terulang di waktu yang akan datang,” ujar Ahmad Pratomo.

Perusahaan menutup total operasional imbas insiden jatuhnya material konstruksi dari proyek pembangunan gedung Kejaksaan Agung di jalur kereta antara Stasiun ASEAN dan Blok M BCA pada Kamis (30/5). Mereka juga memastikan tidak ada korban dalam insiden jatuhnya alat berat dari kegiatan konstruksi di area Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (30/5) sore pukul 16.40 WIB itu.

Akibat peristiwa tersebut, operasional dihentikan sementara dan penumpang bisa mengajukan pengembalian dana dari tiket jelajah tunggal (STT) atau berganda (MTT), dan aplikasi akibat insiden tersebut.

Sementara itu, PT Hutama Karya (Persero) menggelar penyelidikan dan pembersihan lokasi kejadian jatuhnya alat berat di proyek Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) itu.

Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menyebutkan besi alat berat (crane) jatuh sempat mengenai bagian depan kereta MRT Jakarta akibat insiden konstruksi itu.

”Yang jatuh besi untuk tulangan atau dikenal sebagai besi reinforced bar (rebar) yang diangkut crane sehingga menimpa bagian depan MRT,” kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore