Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Mei 2024 | 05.49 WIB

Meski Tusuk Ustad Saidi Hanya Sekali, Galang Jadi Tersangka Pembunuhan Berencana, Ini Alasannya

Imam mushola Muhammad Saidi, 71, tewas usai ditusuk orang tak dikenal (otk) saat hendak melaksanakan sholat Subuh di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (16/5. (Royyan/JawaPos.com) - Image

Imam mushola Muhammad Saidi, 71, tewas usai ditusuk orang tak dikenal (otk) saat hendak melaksanakan sholat Subuh di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (16/5. (Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com–Polisi menegaskan bahwa Muhammad Galang Sadewo, 24, berencana sejak awal membunuh Muhammad Saidi, 71, imam musala di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Diketahui pelaku hanya satu kali menusuk korban.

Namun begitu, Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi mengatakan, satu tusukan itu cukup untuk membunuh Saidi yang dikenal sebagai ustad di kawasan tersebut. Pasalnya, tusukan yang dilakukan Galang terhadap ustad Saidi cukup dalam di bagian pinggang sebelah kanan hingga menyebabkan meninggal dunia.

”Ya dengan kedalaman luka yang sampai 19 cm patut diduga pelaku sengaja menghilangkan nyawa korban,” ujar Syahduddi kepada wartawan, Jumat (24/5).

Pisau lipat yang digunakan, kata Syahduddi dibeli dari marketplace secara online dengan harga Rp 30 ribu.

Atas hal itu, pelaku ditetapkan sebagai tersangka dengan pasal berlapis. Yakni pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan maksimal hukuman penjara selama 20 tahun.

Sebelumnya, penusukan terhadap imam musala terjadi di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Peristiwa nahas itu terjadi saat korban sedang berwudu untuk melaksanakan salat Subuh.

Menurut keterangan yang beredar di media sosial, penusukan itu terjadi di Musala Uswatun Hasanah, RT 04 RW 08, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat

Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Sutrisno membenarkan kejadian penusukan yang menyebabkan imam masjid itu meninggal dunia Subuh tadi.

”Pada saat korban wudu, tiba-tiba ditusuk orang tidak dikenal dari belakang,” ujar Sutrisno saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (16/5).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore