
Photo
JawaPos.com - Penggiat lingkungan Jerhemy Owen mengajak leader World Cleanup Day Indonesia Andy Bahari untuk menyelenggarakan kegiatan bersih-bersih sungai Ciliwung bersama content creators.
Ide ini datang dari kegelisahan Jerhemy Owen melihat kurangnya kesadaran masyarakat di Indonesia akan pentingnya menjaga lingkungan, terutama dari hal yang paling sederhana, yaitu membuang sampah pada tempatnya.
Karena itu, Jerhemmy mengajak kalangan content creators lainnya untuk berpartisipasi karena menyadari besarnya potensi pengaruh mereka terhadap generasi muda Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat semakin menggaungkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi Z terhadap isu-isu lingkungan, khususnya bidang persampahan di Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan di area sekitar Sungai Ciliwung, Bogor dengan menghadirkan sejumlah content creators lokal, diantaranya Leonardo Edwin, Turah Parthayana, Jehian Sijabat, Dennis Kho, Erika Richardo, Vania Herlambang, Rian Farhadi ‘Presiden Gen Z’, Pandawara Group, Bima ‘Backpacker Tinggi’, dan Rinaldi Nur Ibrahim. Selain para youtuber acara ini juga turut dihadiri oleh 10 relawan terpilih dari total 513 pendaftar yang berkesempatan mengikuti kegiatan bersih-bersih sungai Ciliwung.
"Pada kegiatan yang mengerahkan lebih dari 127 peserta ini telah berhasil mengumpulkan sampah sebanyak 1,35 ton," ujar Jerhemmy dalam keterangan tertulisnya kepada JawaPos.com, Minggu (15/1).
Sampah yang terkumpul banyak didominasi oleh jenis tekstil dan plastik sekali pakai. Sampah-sampah tersebut tidak akan berakhir ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) karena akan dipilah ulang dan dipastikan daur ulangnya oleh Waste4Change, perusahaan manajemen sampah yang mendukung konsep zero-waste to landfill dan circular economy.
"Sampah residu atau sampah yang sulit didaur ulang akan diproses oleh mitra Waste4Change untuk menjadi bahan RDF untuk pembuatan semen," ujar Jerhemmy.
Diketahui, kegiatan ini tak luput dari dukungan sejumlah organisasi yakni Waste4Change, Greeneration Foundation, Operasi Semut, dan Ikonik. Kegiatan ini pun dapat berjalan lancar berkat bantuan dari Komunitas Peduli Ciliwung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satuan Tugas (SATGAS) Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor.
"Adanya kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi dan pembelajaran untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat agar lebih peduli lingkungan," punkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022