Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Desember 2022 | 17.40 WIB

Jokowi Singgung Normalisasi Sungai, Progres Kali Ciliwung 98 Persen

Suasana rumah padat penduduk di bantaran Sungai Ciliwung, Manggarai, Jakarta, Sabtu (12/11/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan normalisasi Ciliwung sepanjang 4,8 kilometer pada 2023.  Data dari Dinas SDA DKI Jakarta, normalisasi Ciliwung ha - Image

Suasana rumah padat penduduk di bantaran Sungai Ciliwung, Manggarai, Jakarta, Sabtu (12/11/2022). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan normalisasi Ciliwung sepanjang 4,8 kilometer pada 2023. Data dari Dinas SDA DKI Jakarta, normalisasi Ciliwung ha

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo menyentil soal banjir Jakarta yang tak kunjung selesai. Ia meminta agar Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk konsisten membereskan proyek normalisasi sungai. Lantas, sudah sampai mana salah satu proyek normalisasi sungai di Kali Ciliwung?

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tanah Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Roedito menyatakan bahwa pembebasan lahan untuk program normalisasi Kali Ciliwung di Gang Arus, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, sudah mencapai 98 persen dari total pekerjaan.

"Pembebasan di Gang Arus, Cawang, sudah 98 persen," ujarnya saat dihubungi wartawan, dikutip Senin (26/12).

Ia mengatakan bahwa angka tersebut setara dengan pembebasan lahan sebesar 13.182 meter persegi. Dengan begitu, Roedito mengatakan bahwa masih ada dua persen lahan atau setara dengan sekitar 260 meter persegi lahan di Gang Arus yang masih harus dibebaskan.

Kendalanya, ia mengatakan bahwa pembebasan lahan yang tinggal dua persen tersebut adalah tanah yang di atasnya berdiri sebuah musala

"Di Gang Arus Cawang, (yang belum dibebaskan) tinggal musala, kendala karena tanah wakaf," ucapnya.

"Untuk tanah wakaf harus koordinasi dengan Kementrian Agama," sambung Roedito

Namun begitu, ia juga mengatakan bahwa koordinasi antara pihaknya dengan Kementerian Agama terkait pembebasan tanah wakaf itu hingga kini disebut masih belum ada keputusan final.

Sementara itu, dalam pembebasan lahan tersebut, Roedito mengatakan bahwa SDA DKI sudah menggelontorkan dana hingga sekitar Rp 104 miliar.

"Sekitar segitu ya anggarannya, Rp 104 miliar-an," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta agar penuntasan proyek-proyek terkait dengan pengentasan banjir itu perlu dilakukan secara konsisten, baik yang berkaitan dengan waduk, bendungan, maupun normalisasi.

"Normalisasi 13 sungai yang ada di Jakarta, urusan Sodetan Ciliwung menuju BKT itu harus segera diselesaikan, tanggul laut, dan Giant Sea Wall, serta pengelolaan pompa-pompa yang ada dengan manajemen yang lebih baik," pintanya.

"Kalau tidak selesai, sampai kapan Jakarta akan selalu banjir?" tegasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore