
Suasana lokasi ditemukannya rel trem di area proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A Glodok-Kota, Jakarta, Selasa (29/12/2021). Tim Ahli Cagar Budaya Nasional (TACBN) Junus Satrio Atmodjo menjelaskan dalam menangani temuan rel dan bantalan tersebut akan di
JawaPos.com - Jejak pembangunan infrastruktur era kolonial Belanda terus ditemukan di Ibu Kota Jakarta. Bukti sejarah itu sejalan dengan pembangunan proyek jalur MRT Jakarta di sekitar lokasi calon stasiun Harmoni.
Dalam temuan proyek MRT Jakarta, jejak yang ditemukan adalah rel trem. JawaPos.com melihat dari dekat seperti apa bangkai rel itu masih melintang ditutupi di bawah tanah.
Posisinya persis di sisi MRT CP 202. Puluhan pekerja yang dilengkapi atribut proyek berhelm kuning tampak mengeruk jalur rel trem. Mereka menggunakan bor, linggis, dan cangkul. Mereka merapikan bebatuan dan tanah keras yang menimbun rel trem. Diperkirakan rel trem itu dibangun pada 1869.
Meski sudah berusia seabad lebih, kondisi rel trem masih terlihat kokoh. Padahal sudah ditimbun aspal dan bebatuan akibat perkembangan pembangunan semenjak era kemerdekaan. Bahkan bantalan rel yang berbahan kayu jati terlihat masih utuh.
"Ini untuk menguatkan kedudukan si batang rel, dia dijepit dengan baut. Jadi bautnya itu bentuknya topi, pinggirannya itu menjepit bagian bawah batang rel ke bantalan," jelas Arkeolog Charunia Arni Listya di lokasi, kawasan Jalan Gajah Mada, Jakarta, Rabu (16/11).
Photo
PENINGGALAN SEJARAH: Bantalan rel trem di Jakarta zaman Belanda. (TAZKIA ROYYAN HIKMATIAR/ JAWAPOS.COM)
Listya menduga bantalan rel yang terbuat dari kayu jati itu merupakan hasil alam Indonesia. "Kemungkinan sih dari sini. (Yang impor) Iya, batang rel," katanya.
Listya memperkirakan rel trem yang ditemukan di sepanjang proyek MRT 202 memiliki panjang 1,4 kilometer. Sebab rel itu ditemukan di tiga calon stasiun MRT. Yakni Stasiun Harmoni, Sawah Besar dan Mangga Besar.
Untuk bantalan rel trem yang ditemukan di calon Stasiun Harmoni dan Sawah Besar semuanya full berbahan kayu jati. Sedangkan di sekitar calon stasiun Mangga Besar berbahan kombinasi dari baja dan kayu. Adanya kombinasi bantalan rel diduga peninggalan atas peremajaan jalu rel.
"Kan biasa fasilitas umum, transportasi umum itu harus ada peremajaan, perbaikan dan sebagainya tiap berapa periode. Kemungkinan yang terjadi adalah itu," terangnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
