
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo bersama Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf. (Sabik/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo mengakui pada hari pertama diberlakukannya uji rekayasa lalu lintas di kawasan Cipete, Jakarta Selatan membuat ruas jalan di kawasan tersebut menjadi lebih padat. Namun begitu, ia mengeklaim bahwa hari berikutnya sudah normal kembali.
Syafrin mengatakan, penyebab ruas jalan di kawasan Cipete menjadi lebih padat pada hari pertama ketika uji rekayasa lalin diberlakukan di kawasan tersebut adalah karena masih banyak warga yang bertanya-tanya mengenai pengalihan rute yang diberlakukan.
"Tapi jika kita melihat kepadaatan itu lebih kepada pengemudi yg menanyakan kondisinya. sehingga mereka memperlambat bertanya ke petugas. Setelah itu sekarang situasinya mulai normal," ujarnya kepada wartawan, Senin (3/10).
Menurutnya, kepadatan itu terjadi di Jalan Fatmawati karena pengendara yang ingin melakukan perjalanan ke arah Jalan Cipete Raya harus melalui Jalan Fatmawati terlebih dahulu.
"Dengan dilakukan pengaturan ini memang mereka contohnya harus masuk ke Jalan Fatmawati baru belok ke Jalan Cipete Raya," jelasnya.
"Tapi denyan posisi ini tapi di jalan, di simpang Fatmawati Cipete Raya tadi sudah dilakukan pelarangan belok kanan, baik itu dari Cipete Raya maupun dari arah Fatmawati Selatan tidak boleh belok ke arah cipete Raya di sana trafficnya cukup kondusif," imbuhnya.
Syafrin menegaskan, pihaknya akan mengevaluasi secara mingguan dari uji rekayasa lalin yang diberlakukan di kawasan Cipete tersebut. Ia memastikan akan mempertimbangkan semua masukan masyarakat terkait dengan uji rekayasa lalin tersebut.
"Tentu setelah hari Jumat besok kami akan lakukan evaluasi kemudian kami akan lakukan evaluasi kembali, masukan masyarakat juga akan kami terima dengan baik sebagai basis untuk evaluasi ke depan," tandasnya.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan uji coba rekayasa lalu lintas di Kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Hal tersebut dilakukan untuk mengurai kemacetan di daerah tersebut pada waktu-wakti tertentu.
"Latar belakang pengaturan lalu lintas di Kawasan Cipete adalah adanya kemacetan lalu lintas pada jam tertentu khususnya jam sibuk pagi dan sore hari yang mengakibatkan antrian dan tundaan lalu lintas yang signifikan di ruas Jalan Fatmawati-Jalan Cipete Raya," ujar Kepala Dishub DKI Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, dikutip Jumat (30/9).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
