
Photo
JawaPos.com – Video viral di media sosial yang memperlihatkan, Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Tajudin Tabri yang tengah marah-marah kepada seorang sopir truk di kawasan Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo. Aksi kemarahan Tajudin pun beralasan.
Tidak hanya dengan nada tinggi, politisi Partai Golkar Depok itu menyuruh sopir tersebut untuk push up. Dia juga mendaratkan tapak kakinya ke tubuh sang sopir. Selanjutnya, Tajudin memaksa supir itu untuk berguling di jalan raya tersebut.
Usai ramai diperbincangkan publik, Tajudin Tabri memberikan klarifikasi. Dia menyebut, kejadian itu diluar kontrolnya. Sebab, dia mengaku naik pitam seketika melihat adanya peristiwa truk tersangkut pipa gas pada kawasan tersebut.
“Saya ingin mengklarifikasi kejadian tadi karena memang viral ya, saya secara pribadi terutama kejadian itu karena di luar batas kemampuan atau kontrol saya,” ungkapnya seperti dikutip Radar Depok (Jawa Pos Group), Sabtu (24/9).
Tajudin menjelaskan, emosinya tersulut seketika truk proyek Tol Cijago kembali merusak portal yang ada di kawasan Krukut, Kecamatan Limo. Sebab, kejadian itu sudah terjadi setidaknya tiga kali. “Kenapa demikian, karena ini kejadian sudah yang ketiga kali. Ketika kejadian kedua saya juga turun,” terangnya.
Menurut Tajudin, dia sempat mendapatkan sindirian dari grup Whatsapp (WA) warga setempat. Dalam pesan digrup tersebut, dia mendapatakan sindiran dari warga yang mempertanyakan kinerjanya.
“Pada kejadian saya ada grup WA, nah di situ warga sampai bilang ini kerjaan dewan ngapain aja, sampai kejadian dua kali. Padahal ini kan bukan tupoksi saya,” urainya.
Ketua RW setempat, Syamsul Anwar menerangkan, pihaknya memang sering menyampaikan keluhan masyarakat kepada Wakil Ketua DPRD Kota Depok tersebut. Sebab warga menilai, Tajudin Tabri memiliki kepedulian yang tinggi terhadap persoalan yang tengah berkembang di masyarakat sekitar.
“Selama ini apapun keluhan warga, karena kita punya dewan yang sangat luar biasa menurut saya apapun keluhan warga itu memang selalu direspon sama Pak Haji Tajudin,” katanya.
Menurut dia, kejadian truk tersangkut pipa gas itu bukan kali pertama. Sehingga, masyarakat setempat khwatir terjadi ledakan dari pipa gas tersebut. “Ini sudah beberapa kali dan kita tau dampaknya, kalau itu sampai pipa itu meledak,” ujar Syamsul.
Sehingga, tegas Syamsul, warga sekitar justru mendukung tindakan yang dilakukan Tajudin Tabri kepada salah satu supir truk tersebut. Dengan begitu, akan ada efek jera bagi pengemudi kendaraan besar lainnya. “Kalau untuk warga sekitar melihat kejadian tadi sangat berterima kasih dengan Pak Haji Tajudin yang sudah menegur keras supir,” tuturnya.
Bahkan, terang dia, warga setempat sudah bosan dengan menegur supir yang masih saja melintasi kawasan tersebut. Padahal, sangat berbahaya bagi orang banyak. “Kalau warga sendiri yang negur kayaknya itu kurang, makanya warga perlu sosok Pak Haji Tajudin, yang harusnya menegur memang warga, saya sendiri ketua lingkungan memang selalu mengajukan ke apapun itu ya ke Pak Tajudin,” tegas Syamsul.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
