Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 September 2022 | 20.14 WIB

Kata Pak Jokowi Harga Telur Bakal Turun, tapi Sekarang Masih Rp 32.000

Pedagang memilih telur ayam ras di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/8/2022). Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) menunjukkan sebagian  harga sembako mengalami penurunan cukup tajam menjelang akhir Agustus. terkecuali - Image

Pedagang memilih telur ayam ras di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, Senin (29/8/2022). Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) menunjukkan sebagian harga sembako mengalami penurunan cukup tajam menjelang akhir Agustus. terkecuali

JawaPos.com - Harga telur ayam ras di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, masih terpantau di angka Rp 32.000. Harga tersebut belum juga melandai sejak santer kabar kenaikan harga telur sejak dua minggu yang lalu.

Hartono, 47, mengatakan bahwa pasca ramai diperbincangkan harga telur ayam ras yang naik di atas Rp 32.000, ia sempat menurunkan harga jualnya menjadi Rp 30.000-31.000. Namun begitu, setelah harga BBM naik, mau tak mau harga telur kembali naik ke asalnya.

"Ya saya jual Rp 32.000 lagi. Dari sononya juga, kan, naik. Mungkin gara-gara BBM naik kali. Kan, ongkosnya nambah tuh kalau buat antar-antar telur," ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (8/9).

Lelaki berumur 47 tahun itu mengaku tak punya pilihan lain untuk menaikkan kembali harga telur ayam ras. Pasalnya, kalau tidak dinaikkan harganya, ia bisa-bisa malah merugi. "Ini aja saya ambil untungnya dikit. Masa harus jual rugi, kan nggak mungkin," paparnya.

Di sisi lain, Robi, 25, mengaku menjual telur ayam ras lebih murah Rp 1.000 dibanding dengan yang dijual Hartono, yaitu Rp 31.000/kilogramnya. Menjual harga telur dengan harga Rp 31.000, tentunya ia harus mengorbankan keuntungan besar yang diharapkannya dari penjualan telur.

"Ya dalam keadaan gini yang penting ada yang beli, lah. Susah juga kalau mau untung gede. Orang yang beli pada lari," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan harga telur ayam yang kini tengah melonjak di pasaran, bakal turun dalam dua pekan ke depan, dikutip dari ANTARA.

“Harga relatif stabil, hanya satu (yang tidak stabil) di telur,” kata Jokowi di sela meninjau harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8).

Menurut Jokowi, fluktuasi harga telur ayam tidak lepas dari kenaikan harga pakan ternak, tetapi ia meyakini kondisinya akan berangsur normal pada dua pekan ke depan.

“Ya, ini kan pertama karena memang pakan ternak yang naik, yang kedua, ini fluktuasi biasa. Nanti, dua minggu ini insya Allah akan turun,” ujarnya menambahkan.

Berdasarkan laman sistem pemantauan harga pasar dan kebutuhan pokok Kementerian Perdagangan, tercatat harga telur ayam secara nasional berada pada rata-rata Rp 31.300 per kilogram per Jumat (26/8).

Harga itu meningkat apabila dibandingkan rata-rata harga Rp 29.300 per kilogram untuk telur ayam pada 26 Juli 2022. Secara sebarannya, per Jumat (26/8/2022), harga telur ayam termurah berada di Provinsi Jambi dengan Rp 27.300 per kilogram, sedangkan yang termahal sebesar Rp 39.689 per kilogram di Provinsi Papua.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore