
Hercules jalani sidang putusan di PN Jakarta Barat
JawaPos.com - Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) Pemprov DKI Jakarta, Riyadi angkat suara terkait pengangkatan Rosario de Marshall alias Hercules menjadi Tenaga Ahli Perumda Pasar Jaya. Menurutnya, pengangkatan Hercules merupakan kewenangan direksi Pasar Jaya.
"Pengangkatan SDM di Pasar Jaya itu bukan kewenangan BP BUMD dan bukan kewenangan Pak Gubernur. Itu kewenangan yang sudah dilimpahkan kepada direksi Pasar Jaya," kata Riyadi saat dihubungi, Rabu (23/2).
Riyadi menjelaskan, BUMD memiliki kewenangan unruk rekruitmen pegawai sesuai kebutuhan dan kemampuan perusahaan. BP BUMD hanya melakukan evaluasi saat rapat bersama BUMD yang bersangkutan.
Namun, terhadap proses perekrutan Hercules, Riyadi menyakini PD Pasar Jaya telah menerapkan prosedur yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Termasuk kemampuan perusahaan dalam menggaji pegawai.
"Enggak asal-asalan juga. Kan direksi sudah punya ukuran, prosedur segala macam. Sepanjang itu dibutuhkan oleh perusahaan, dan perusahaan mampu membayar, silakan," ucap Riyadi.
Sebelumnya, Rosario de Marshall atau Hercules diangkat menjadi tenaga ahli direksi Perumda Pasar Jaya. Keputusan Anies pun langsung membuat heboh dan ramai dikomentari publik.
Setelah ramai pemberitaan soal dirinya, Hercules menegaskan, menjadi tenaga ahli merupakan sebuah penghargaan, bukan mencari makan di Pasar Jaya. “Ini suatu penghargaan ya terima kasihlah. Tapi kita bukan cari makan di situ,” kata Hercules seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (23/2).
Hercules mengakui dia diberi penghargaan tersebut tak lepas dari persahabatan yang baik dengan Dirut Perumda Pasar Jaya. Namun, dia tidak meminta jabatan.
Menurut Hercules, dia hanya memilih menjadi staf, karena berkeinginan mengabdi kepada DKI Jakarta. “Orang mengangkat supaya jadi satu penghargaan, karena saya ini berteman baik dengan Dirut, bersahabat baik, jadi saya (bilang) jadi staf aja lah bang," kata Hercules.
Hercules menampik penunjukkan dirinya menjadi tenaga ahli, karena terkait dengan keamanan pasar. “Keamanan apa? Apa yang mau diamankan, saya juga terlibat di salah satu ‘security’ tapi enggak perlu saya bicara, saya pernah jabatan, tapi orang enggak tau aja," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
