
Rekayasa lalu lintas dari Polda Metro Jaya untuk debat capres-cawapres, Selasa (12/12) malam.
JawaPos.com - Polda Metro Jaya mengerahkan 2.000 personel untuk menjaga keamanan saat debat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang diselenggarakan di Kantor Pusat Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat, pada Selasa (12/12) malam.
"Seluruh personel yang dilibatkan dalam proses pengamanan ini ada 2.000 personel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, dilansir dari Antara, Selasa (12/12).
Trunoyudo menjelaskan bahwa ribuan personel tersebut merupakan gabungan tujuh satuan tugas (Satgas). Tujuh satgas tersebut terdiri dari Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcar Lantas, Satgas Tindak, Satgas Gakkum, Satgas Humas dan Satgas Banops.
Selain itu, Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas. Trunoyudo menjelaskan bahwa hal itu bersifat situasional yang dimulai pada pukul 15.00 WIB pada saat pelaksanaan debat berlangsung pukul 19.00 WIB.
"Tentunya kami mengharapkan dan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menghindari pada jalur-jalur berikut, yang tentunya akan dilakukan kegiatan dalam debat capres dan cawapres," kata Trunoyudo.
Sedangkan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengungkapkan mekanisme debat perdana calon presiden (capres) - wakil presiden (cawapres) yang dijadwalkan berlangsung di Kantor KPU, Jakarta, Selasa malam.
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari mengatakan debat perdana akan dimulai pada pukul 19.00 WIB dan pesertanya akan diikuti oleh calon presiden (capres). "Siapa yang berdebat? Ya untuk besok malam kesempatan debat capres-cawapres di panggung untuk berdebat hanya capresnya saja," ujar Hasyim saat konferensi pers persiapan debat capres/cawapres di Kantor RI, Jakarta, Senin (11/12).
Adapun durasi debat akan berjalan selama 150 menit. Meski demikian, durasi khusus debatnya 120 menit atau 2 jam.
Berikut rekayasa lalu lintas saat berlangsung debat capres pada Selasa malam yang dikutip dari akun Instagram Polda Metro Jaya @tmcpoldametro.
1. Traffic Light (TL) Imam Bonjol atau Graha Mandiri
Kendaraan yang datang dari arah Bundaran HI yang akan menuju Jalan Imam Bonjol dialihkan ke Jalan H Agus Salim maupun Jalan Pamekasan.
Selain itu, kendaraan yang datang dari arah Jalan H Agus Salim yang menuju Jalan Imam Bonjol diluruskan ke Jalan Pamekasan atau belok ke kanan ke arah Bundaran HI.
2. TL HOS Cokroaminoto
Kendaraan yang datang dari arah Jalan Rusunawa Said yang akan menuju Jalan Imam Bonjol diluruskan ke Jalan Cokroaminoto atau elok ke kanan ke Jalan Diponegoro.
Selain itu, kendaraan yang datang dari Jalan Diponegoro yang akan menuju Bundaran HI dialihkan ke kiri Jalan Rasuna Said maupun ke kanan Jalan HOS Cokroaminoto.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
