Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 November 2023 | 15.22 WIB

Kronologi Teror Bom di Koja Trade Mall, Ternyata Cuma Prank dari Sekumpulan Pelajar SMA

Enam pelajar setingkat SMA dibawa ke kantor polisi di Koja, Jakarta Utara, untuk didalami terkait unggahan di media sosial ancaman bom di Koja Trade Mall, Kamis (2/11/2023). - Image

Enam pelajar setingkat SMA dibawa ke kantor polisi di Koja, Jakarta Utara, untuk didalami terkait unggahan di media sosial ancaman bom di Koja Trade Mall, Kamis (2/11/2023).

JawaPos.com - Sekumpulan pelajar SMA membuat prank teror bom yang ditujukan ke Koja Trade Mall (KTM), Jakarta Utara, Kamis (2/11). Hal ini sontak membuat banyak pihak kaget. Kepolisian bahkan langsung bergerak menyisir mal yang diduga akan menjadi target pemboman tersebut.

Kapolsek Koja Kompol Muhamad Syahroni mengatakan, pihaknya mengamankan total lima pelajar yang membuat prank teror bom di Koja Trade Mal tersebut, yaitu FA, RF, KH, SAL, dan H.

"Setelah kita melakukan penyusuran menyeluruh dengan melibatkan sekuriti dan anggota, tidak ditemukan barang yang dicurgai atau berbahaya yang dianggap bom sesuai dengan ancaman tadi," katanya kepada wartawan, Jumat (3/11).

Syahroni menceritakan, teror ini bermula ketika FA, S, RF, KH, dan SAL merencanakan prank untuk temannya yang lain berinisial H. Saat itu, FA membuat pesan teror bom di Koja Trade Mal kepada H dengan nomor WhatsApp tak dikenal dengan foto profil dan nama Noordin M Top.

"Yang isi (pesannya) kurang lebih, 'Kami akan melakukan pengeboman di daerah Koja atau KTM, jika kamu peduli dengan Nurdin M Top, kamu harus mengikuti acara pengeboman'," jelasnya.

Setelah mendapati pesan itu, H yang merasa ketakutan langsung meg-capture pesan tersebut dan meneruskannya melalui pesan Intagram ke akun resmi Koja Trade Mal. Kemudian, pesan itu diterima oleh Kepala Keamanan Koja Trade Mall berinisial S dan langsung dilaporkan ke Polsek Koja.

"Kami melakukan 2 tim, melakukan pengamanan dan penyisiran TKP di KTM dan satu tim melakukan pengejaran penyelidikan admin saudara FA dan saudara H," papar Syahroni.

Dari pengejaran itulah, pihak kepolisian mengamankan FA terlebih dahulu di sekolahnya. Di tempat yang sama, H juga turut diamankan. Selanjutnya pengembangan penyelidikan dilanjutkan dan enam siswa itu berhasil diamankan kepolisian.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore