
Aparat gabungan TNI dan POLRI mencopot atribut baliho Front Pembela Islam (FPI) di Kantor DPP FPI, Petamburan, Jakarta, Rabu (30/12/2020). Pemerintah secara resmi membubarkan FPI dan melarang segala aktivitas dan kegiatannya karena tidak memiliki keduduk
JawaPos.com - Polsek Makasar, Jakarta Timur membubarkan sekelompok relawan yang mengatasnamakan Front Persaudaraan Islam (FPI) saat membagikan bantuan untuk korban banjir Jakarta. Hal itu lantaran para relawan ini terdapat yang menggunakan atribut Front Pembela Islam (FPI).
Kapolsek Makasar Jakarta Timur Kompol Saiful Anwar mengatakan, peristiwa ini terjadi di Cipinang Melayu pada Sabtu (20/2). Relawan dibubarkan karena pemggunaan atribut FPI sudah dilarang oleh negara. Mengingat FPI telah dinyatakan sebagai ormas terlarang.
"Kan mereka itu ikut dengan memakai atribut FPI sedangkan sekarang segala kegiatan bentuknya FPI kan dilarang, kan kita tahu sendiri," kata Saiful saat dihubungi, Senin (22/2).
Baca Juga: Korban Banjir Jakarta Dapat Bantuan Sembako
Saiful menjelaskan, para relawan ini berjumlah sekitar 10 orang. Adapun atribut FPI yang digunakan berupa bendera, pakaian dan perahu karet.
Sementara itu, terkait FPI sudah membuat nama baru, namun tetap saja bagi kepolisian jika atribut atau benderanya masih sama dengan FPI yang dilarang pemerintah, maka seluruh kegiatannya akan dibubarkan.
"Apapun bentuknya kan yang namanya FPI terus itu lambangnya sama, apanya sama masa kita (diam saja)," imbuhnya.
Di sisi lain, Saiful meminta masyarakat tidak menggunakan atribut organisasi terlarang saat memberikan bantuan banjir. Polisi tidak akan menghalang-halangi warga yang menyalurkan bantuan selama sesuai dengan koridor hukum.
"Silakan ikut memberikan bantuan korban banjir bersama-sama TNI-Polri, kami tidak melarang, tetapi jangan memakai atribut yang sudah dilarang negara," tukas Saiful.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/shW5UKckxPc

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
