Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2020 | 20.11 WIB

Perempuan Bugil di Dalam Kardus Diduga Sudah Tewas 3 Hari

MENGAKU: Sidang kasus pembunuhan bayi oleh terdakwa Eka Sari Yuni Hartini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Surabaya Senin (19/9). (Allex Qomarulla/Jawa Pos) - Image

MENGAKU: Sidang kasus pembunuhan bayi oleh terdakwa Eka Sari Yuni Hartini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi di Pengadilan Negeri Surabaya Senin (19/9). (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

JawaPos.com - Polres Kota Tangerang Selatan masih mendalami kasus penemuan mayat perempuan di dalam kardus, disebuah rumah kontrakan. Aparat menduga kuat korban tewas akibat pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Selatan, AKP Muharam Wibisono mengatakan, korban diduga meninggal sejak Sabtu (22/8). Dugaan itu didapat setelah penyidik meminta keterangan beberapa orang tetangga.

"Dari beberapa saksi awal yang kita periksa mengetahui bahwa korban ini terlihat terakhir kali masuk kos-kosan 3 hari lalu," kata Muharam saat dikonfirmasi, Rabu (26/8).

Lebih lanjut, Muharam menuturkan, hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, karung dan sajam yang diduga digunakan untuk membunuh korban.

Baca juga: Mayat Perempuan Bugil di Dalam Kardus Gegerkan Warga Pondok Aren

"Memang ada beberapa benda tajam yang kita temukan, sudah kita amankan. Nanti akan kita lakukan pemeriksaan lebih dalam," jelasnya.

Sebelumnya, warga Kampung Kebantenan RT 03/08, kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan digegerkan dengan penemuan mayat dalam kardus di sebuah rumah kontrakan pada Selasa (25/8) pukul 17.30 WIB. Korban teridentifikasi berjenis kelamin perempuan, dan diduga korban pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Selatan, AKP Muharam Wibisana mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh 3 orang warga yang berada di sekitar lokasi. Mereka mencium bau amis. Usai ditelusuri, bau berasal dari dalam sebuah rumah kontrakan.

"Pada saat saksi-saksi ingin masuk kedalam kontrakan, kondisi pintu kontrakan tersebut dalam keadaan terkunci," kata Muharam kepada wartawan, Rabu (26/8).

Warga kemudian berusaha masuk ke dalam rumah itu dengan cara mendobrak bagian jendela. "Pada saat Saksi sudah masuk melihat ada sebuah gulungan, dan bawahnya mengeluarkan darah hingga bau," imbuhnya.

 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=H4dX-fuo0Mw

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore