
Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV) mencatatkan capaian penting dalam pengembangan dakwah Islam di luar negeri. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Indonesian Muslim Community of Victoria (IMCV) mencatatkan capaian penting dalam pengembangan dakwah Islam di luar negeri. IMCV mengumumkan keberhasilannya memenangkan lelang pembelian gedung bekas kantor polisi Laverton di Melbourne, Australia, yang akan dialihfungsikan menjadi pusat dakwah dan pemberdayaan umat Muslim.
Akuisisi ini merupakan bagian dari pengembangan proyek wakaf Masjid Baitul Makmur yang sebelumnya telah berjalan. Hingga kini, IMCV telah mengamankan dua aset properti berupa lahan dan bangunan di 43 serta 45 Woods Street, Laverton. Dengan tambahan gedung eks kantor polisi tersebut, total area pengembangan Islamic Centre IMCV kini mencapai sekitar 1.800 meter persegi.
Bangunan yang berlokasi sekitar 150 meter dari masjid utama ini direncanakan menjadi Dakwah & Empowerment Centre, yakni pusat kegiatan pembinaan umat, pendidikan Islam, dan penguatan komunitas Muslim. Seluruh pengembangan fasilitas tersebut dirancang berbasis dana wakaf dari masyarakat.
Presiden IMCV, Andri Nursafitri, menyampaikan bahwa ekspansi ini menjadi kebutuhan mendesak seiring meningkatnya jumlah jemaah serta aktivitas pembinaan, mulai dari mualaf, anak-anak, hingga lansia di wilayah Melbourne. Dalam kondisi umat Islam sebagai kelompok minoritas, kapasitas masjid yang ada saat ini dinilai sudah tidak lagi memadai.
Meski berhasil memenangkan lelang, IMCV masih menghadapi tantangan besar dalam hal pelunasan dana. Dari total kebutuhan pembelian gedung yang mencapai Rp 28 miliar, dana wakaf yang telah terkumpul baru sekitar Rp 14 miliar. IMCV diberi batas waktu pelunasan hingga akhir Maret 2026.
“Apabila pelunasan tidak dapat diselesaikan hingga tenggat waktu tersebut, maka uang muka senilai Rp2,8 miliar yang telah disetorkan berpotensi hangus. Hal ini tentu akan menghilangkan peluang strategis bagi kita untuk memperluas dakwah Islam di lokasi yang sangat prestisius di Melbourne,” ujar Andri dalam konferensi pers di The Dharmawangsa, Jakarta, Sabtu (17/1).
Untuk menjawab tantangan tersebut, IMCV menggandeng Cinta Quran Foundation sebagai mitra strategis. Kolaborasi ini dilandasi kesamaan visi dalam penguatan syiar Islam dan pengembangan wakaf internasional, sekaligus membuka ruang partisipasi masyarakat Indonesia untuk berkontribusi melalui sedekah dan wakaf bagi pembangunan pusat dakwah di Australia.
Dalam kesempatan yang sama, Fundraising Director Cinta Quran Foundation, Boby Kurniawan, menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan kelanjutan dari hubungan yang telah terjalin sejak dua tahun terakhir.
Inisiatif tersebut bermula dari pertemuan Syafii Antonio dengan Ustadz Fatih Karim selaku Founder dan Dewan Pembina Yayasan Cinta Quran Global. Berbekal pengalaman mendukung proyek wakaf di berbagai negara, termasuk Jepang dan Kanada, Cinta Quran Foundation menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh perjuangan IMCV di Melbourne.
“Kami bersyukur telah didukung oleh banyak pihak, baik donatur maupun figur publik, untuk menyukseskan visi besar ini. Kami berperan sebagai penghubung bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengambil bagian dalam amal jariyah internasional ini,” kata Boby.
Ajakan kebaikan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah ulama dan figur publik Tanah Air, di antaranya KH. Abdullah Gymnastiar dan Paula Verhoeven, yang telah meninjau langsung lokasi wakaf IMCV di Melbourne.
“Coba bayangkan ini kantor polisi dibeli oleh komunitas Indonesia untuk dijadikan gedung dakwah. Ini sebuah sejarah baru. Tim IMCV sesungguhnya sedang menawarkan ladang amal buat kita. Jadi siapapun yang memiliki potensi harusnya bisa membantu,” ungkap KH. Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.
Paula Verhoeven pun mengungkapkan kebahagiaannya bisa terlibat dalam proyek tersebut. “Saya sudah lama ingin bangun masjid, Alhamdulillah diajak ustadz Fatih Karim beliau menawarkan untuk membantu saudara muslim di Melbourne untuk memiliki tempat ibadah yang bagus seperti halnya kita di Indonesia.”
IMCV menegaskan bahwa seluruh keputusan strategis dan pengelolaan dana dilakukan secara transparan dan akuntabel di bawah otoritas organisasi. Kemitraan lintas lembaga ini diharapkan menjadi langkah konkret kontribusi Indonesia dalam memperkuat peran wakaf sebagai instrumen pembangunan peradaban Islam di tingkat global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
