
Ustadz Felix Siauw. (YouTube Curhat Bang Denny Sumargo).
JawaPos.com - Zina dalam agama Islam merupakan salah satu perbuatan yang tergolong sebagai dosa besar. Meski begitu, dalam praktiknya masih ada orang yang terjerumus dalam perbuatan tersebut dengan berbagai faktor yang menyertainya.
Lantas, bagaimana bila dalam suatu kasus, pasangan yang hendak menikah dengan kita diketahui pernah berzina? Sedangkan kita sendiri belum pernah melakukannya?
Menjawab fenomena ini, pendakwah Felix Siauw menegaskan bahwa laki-laki yang pernah berzina lalu bertaubat sungguh-sungguh justru banyak yang mampu membangun rumah tangga yang baik setelah menikah.
Ia menyebut kasus pria berhijrah alias bertaubat kemudian menjaga keluarga, dan bahkan aktif berdakwah jauh lebih sering terjadi dibandingkan sebaliknya.
Felix menjelaskan, realitas sosial memang tidak sepenuhnya adil: masyarakat cenderung melihat laki-laki dari masa depan dan perempuan dari masa lalu.
Pasalnya, pria tidak kehilangan tanda fisik akibat zina sehingga lebih mudah diterima ketika berubah. Sementara, perempuan kerap menghadapi penilaian lebih berat.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa taubat tetap mulia dan tidak boleh direndahkan siapa pun, termasuk berdasarkan jenis kelaminnya.
Menurut Felix, yang terpenting bukan menggali masa lalu seseorang, melainkan memastikan kesungguhannya berubah di masa kini.
Parameter hijrah sejati bukan sekadar ikrar, tetapi terlihat dari tindakan nyata: rajin menuntut ilmu agama, memiliki guru, rutin mengkaji Islam, konsisten memperbaiki diri, dan terlibat dalam aktivitas dakwah atau amal kebaikan.
Ia mencontohkan kasus yang menimpa dirinya sendiri. Meski belum pernah berzina, Felix juga pernah melakukan dosa besar seperti berzina, yaitu berbuat syirik kepada Allah. Pasalnya, dulu ia tak menganut agama Islam.
"Nah, istriku takut enggak aku akan kembali lagi kafir? Karena aku kan sudah pernah merasakan jadi orang kafir," ujarnya di kanal YouTube Ngaji Logic, dikutip Minggu (23/11).
"Yang bisa kita pastikan adalah bahwasanya dia serius untuk berhijrah," sambungnya.
Namun, Felix menambahkan bahwa tidak ada satu pun manusia yang dapat menjamin dirinya akan selalu lurus, termasuk dirinya sendiri. Karena itu, seseorang tidak perlu menunggu kepastian absolut.
Selama calon pasangan benar-benar berkomitmen memperbaiki diri dan berada di lingkungan yang membimbing ke arah kebaikan, maka peluang untuk membangun rumah tangga yang berkah bisa jadi sangat besar.
"Contohnya dia serius untuk berhijrah apa? Dia benar-benar mau ngaji, dia punya guru, dia rutin untuk mengkaji Islam, dia terlibat dalam usaha-usaha perjuangan untuk kemudian mendakwahkan Islam," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022