Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 17.46 WIB

Ada Apa dengan Hari Arafah ? Berikut Sejumlah Peristiwa Penting yang Terjadi

Hukum Puasa Arafah bergantung pada status seseorang dan yang melaksanakan haji tidak wajib melakukan puasa Arafah (Yasir Gurbuz/Pixabay) - Image

Hukum Puasa Arafah bergantung pada status seseorang dan yang melaksanakan haji tidak wajib melakukan puasa Arafah (Yasir Gurbuz/Pixabay)

JawaPos.com - 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah hari-hari istimewa dimana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan kebaikan. Baik yang sifatnya ibadah vertikal ataupun kebaikan yang berdimensi sosial.

Diantara 10 hari bulan Dzulhijjah, terdapat hari yang dinamakan Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Penamaan harinya menjadi pembahasan yang menarik di kalangan ulama. Ada yang mengaitkannya dengan pelaksanaan ibadah haji sebagai pengakuan dosa. Bertobat kepada Allah dengan mengakui kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat selama ini.

Ada juga ulama yang mengaitkan penamaan Hari Arafah sebagai pengetahuan akan jalan terang dimana kita mengetahui sekaligus meyakini akan adanya Allah sebagai satu-satunya Dzat yang harus disembah.

Terlepas dari berbagai macam penamaan Hari Arafah tersebut, terdapat sejumlah peristiwa penting terjadi di Hari Arafah atau pada tanggal 9 Dzulhijjah dialami para nabi.

Dikutip dari kitab Tafsir Mafatihil Ghaib karya Imam Fakhruddin Ar-Razi sebagaimana dilansir dari NU Online, Kamis (5/6), terdapat sejumlah peristiwa penting yang terjadi tepat di Hari Arafah. Berikut ulasan singkatnya:

1. Nabi Adam Bertemu dengan Siti Hawa

Nabi Adam dan Siti Hawa dikeluarkan dari surga karena mengonsumsi buah larangan. Keduanya dipindahkan ke dunia. Mereka kemudian bertemu untuk pertama kalinya di dunia bertepatan dengan Hari Arafah. Allah mempertemukan Nabi Adam dengan Siti Hawa sampai keduanya saling tahu (arafah).

2. Nabi Adam Tahu Pelaksanaan Ibadah Haji

Pada Hari Arafah, Nabi Adam jadi tahu bagaimana cara melaksanakan ibadah haji setelah diajarkan oleh malaikat Jibril. Ketika sampai di tanah Arafah, malaikat Jibril berkata, “Apakah engkau sudah tahu?” Nabi Adam AS menjawab, “Iya, tahu.”

3. Nabi Ibrahim Tahu Akan Kebenaran Mimpinya

Pada Hari Arafah, Nabi Ibrahim mengetahui kebenaran akan mimpinya untuk menyembelih putranya Nabi Ismail. Nabi Ibrahim awalnya sempat bingung dan ragu apakah mimpinya itu datangnya dari Allah atau dari setan. Setelah dua kali berturut-turut mimpi yang sama datang untuk dia menyembelih putranya Nabi Ismail, Nabi Ibrahim mengetahui (Arafah) akan kebenaran mimpi itu memang datang dari Allah.

4. Nabi Ibrahim Tahu Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji

Pada Hari Arafah, Nabi Ibrahim mengetahui tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji dari malaikat Jibril yang kemudian membawa Ibrahim ke Padang Arafah.

5. Allah Pertemukan Nabi Ibrahim dengan Keluarga

Pada Hari Arafah, Allah mempertemukan Nabi Ibrahim dengan keluarganya yaitu istri, Siti Hajar, dan juga anaknya Nabi Ismail di Makkah. Pertemuan ini sangat spesial karena mereka sudah beberapa tahun tidak pernah bertemu.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore