
Hukum Puasa Arafah bergantung pada status seseorang dan yang melaksanakan haji tidak wajib melakukan puasa Arafah (Yasir Gurbuz/Pixabay)
JawaPos.com - 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah hari-hari istimewa dimana umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan kebaikan. Baik yang sifatnya ibadah vertikal ataupun kebaikan yang berdimensi sosial.
Diantara 10 hari bulan Dzulhijjah, terdapat hari yang dinamakan Hari Arafah jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Penamaan harinya menjadi pembahasan yang menarik di kalangan ulama. Ada yang mengaitkannya dengan pelaksanaan ibadah haji sebagai pengakuan dosa. Bertobat kepada Allah dengan mengakui kesalahan-kesalahan yang pernah diperbuat selama ini.
Ada juga ulama yang mengaitkan penamaan Hari Arafah sebagai pengetahuan akan jalan terang dimana kita mengetahui sekaligus meyakini akan adanya Allah sebagai satu-satunya Dzat yang harus disembah.
Terlepas dari berbagai macam penamaan Hari Arafah tersebut, terdapat sejumlah peristiwa penting terjadi di Hari Arafah atau pada tanggal 9 Dzulhijjah dialami para nabi.
Dikutip dari kitab Tafsir Mafatihil Ghaib karya Imam Fakhruddin Ar-Razi sebagaimana dilansir dari NU Online, Kamis (5/6), terdapat sejumlah peristiwa penting yang terjadi tepat di Hari Arafah. Berikut ulasan singkatnya:
1. Nabi Adam Bertemu dengan Siti Hawa
Nabi Adam dan Siti Hawa dikeluarkan dari surga karena mengonsumsi buah larangan. Keduanya dipindahkan ke dunia. Mereka kemudian bertemu untuk pertama kalinya di dunia bertepatan dengan Hari Arafah. Allah mempertemukan Nabi Adam dengan Siti Hawa sampai keduanya saling tahu (arafah).
2. Nabi Adam Tahu Pelaksanaan Ibadah Haji
Pada Hari Arafah, Nabi Adam jadi tahu bagaimana cara melaksanakan ibadah haji setelah diajarkan oleh malaikat Jibril. Ketika sampai di tanah Arafah, malaikat Jibril berkata, “Apakah engkau sudah tahu?” Nabi Adam AS menjawab, “Iya, tahu.”
3. Nabi Ibrahim Tahu Akan Kebenaran Mimpinya
Pada Hari Arafah, Nabi Ibrahim mengetahui kebenaran akan mimpinya untuk menyembelih putranya Nabi Ismail. Nabi Ibrahim awalnya sempat bingung dan ragu apakah mimpinya itu datangnya dari Allah atau dari setan. Setelah dua kali berturut-turut mimpi yang sama datang untuk dia menyembelih putranya Nabi Ismail, Nabi Ibrahim mengetahui (Arafah) akan kebenaran mimpi itu memang datang dari Allah.
4. Nabi Ibrahim Tahu Tata Cara Pelaksanaan Ibadah Haji
Pada Hari Arafah, Nabi Ibrahim mengetahui tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji dari malaikat Jibril yang kemudian membawa Ibrahim ke Padang Arafah.
5. Allah Pertemukan Nabi Ibrahim dengan Keluarga
Pada Hari Arafah, Allah mempertemukan Nabi Ibrahim dengan keluarganya yaitu istri, Siti Hajar, dan juga anaknya Nabi Ismail di Makkah. Pertemuan ini sangat spesial karena mereka sudah beberapa tahun tidak pernah bertemu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
