Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Maret 2025 | 03.06 WIB

5 Cara Mengatasi Overthinking dalam Islam, Hidup Lebih Tenang Tanpa Cemas Berlebihan

Ilustrasi cara mengatasi overthinking dalam Islam (Dok. Pexels)

JawaPos.com - Cara mengatasi overthinking dalam Islam diperlukan oleh umat Muslim yang seringkali memikirkan sesuatu secara berlebihan. Analisis terlalu mendalam terhadap suatu perkara yang sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan hanya akan menimbulkan efek buruk pada tubuh.

Menurut Abu Bakr Zoud, seorang pendakwah lulusan Universitas Islam Madinah, Fakultas Al-Qur'an dan Studi Islam melalui YouTube-nya, akibat dari overthinking ini dapat membuat seseorang mengalami kecemasan, stress, dan kelelahan mental.

Supaya hidup menjadi lebih tenang tanpa cemas berlebihan, ada beberapa cara dalam Islam untuk menghentikan overthinking.

1. Fokus pada Masa Sekarang

Abu Bakr Zoud mengatakan bahwa seorang ulama pernah berkata agar manusia bisa menjadi 'anak dari harinya'. Hal ini berarti seseorang harus fokus pada masa kini, bukan terus melihat masa lalu karena itu sudah berada di luar kendali.

Menatap masa lalu hanya dilakukan untuk mengintropeksi diri atas kesalahan, kemudian memohon ampun kepada Allah SWT. Begitu juga masa depan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan kecuali menyiapkan bekal untuk kehidupan setelah kematian.

2. Mensyukuri Nikmat

Cara untuk mengatasi overthinking dalam Islam selanjutnya adalah bersyukur atas nikmat Allah SWT. Jika mau melihat lebih dalam, banyak sekali keistimewaan yang Allah berikan kepada manusia.

Dari penjelasan Abu Bakr Zoud, Rasulullah bersabda bahwa siapapun yang bangun di pagi hari dalam keadaan sehat, memiliki makanan yang cukup dan merasa aman sekaligus tenteram, maka seolah-olah dunia telah dikumpulkan untuknya.

Perasaan tidak tenang dan selalu merasa kurang hingga muncul overthinking seringkali disebabkan oleh standar sosial. Padahal, memiliki ketenangan hati dan keberkahan hidup sudah termasuk dalam hakikat kesuksesan.

3. Tawakal dan Percaya pada Allah

Menaruh kepercayaan penuh kepada Allah atau bertawakal bisa membantu dalam mengatasi overthinking. Ketika seseorang takut akan masa depan, yakinkan bahwa Allah mampu mengatur urusan makhluk-Nya dengan sebaik mungkin.

Dalam Islam sudah dijelaskan mengenai qadar (takdir) baik maupun buruk. Apapun yak sudah ditakdirkan oleh Allah akan selalu sampai pada manusia, sedangkan yang bukan takdir tak akan pernah dimiliki.

Cukup yakinkan diri bahwa entah takdir baik maupun buruk yang menimpa, Allah bakal selalu membimbing hamba-Nya menuju keselamatan.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore