Ilustrasi cara mengatasi overthinking dalam Islam (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Cara mengatasi overthinking dalam Islam diperlukan oleh umat Muslim yang seringkali memikirkan sesuatu secara berlebihan. Analisis terlalu mendalam terhadap suatu perkara yang sebenarnya tidak perlu dikhawatirkan hanya akan menimbulkan efek buruk pada tubuh.
Menurut Abu Bakr Zoud, seorang pendakwah lulusan Universitas Islam Madinah, Fakultas Al-Qur'an dan Studi Islam melalui YouTube-nya, akibat dari overthinking ini dapat membuat seseorang mengalami kecemasan, stress, dan kelelahan mental.
Supaya hidup menjadi lebih tenang tanpa cemas berlebihan, ada beberapa cara dalam Islam untuk menghentikan overthinking.
1. Fokus pada Masa Sekarang
Abu Bakr Zoud mengatakan bahwa seorang ulama pernah berkata agar manusia bisa menjadi 'anak dari harinya'. Hal ini berarti seseorang harus fokus pada masa kini, bukan terus melihat masa lalu karena itu sudah berada di luar kendali.
Menatap masa lalu hanya dilakukan untuk mengintropeksi diri atas kesalahan, kemudian memohon ampun kepada Allah SWT. Begitu juga masa depan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan kecuali menyiapkan bekal untuk kehidupan setelah kematian.
2. Mensyukuri Nikmat
Cara untuk mengatasi overthinking dalam Islam selanjutnya adalah bersyukur atas nikmat Allah SWT. Jika mau melihat lebih dalam, banyak sekali keistimewaan yang Allah berikan kepada manusia.
Dari penjelasan Abu Bakr Zoud, Rasulullah bersabda bahwa siapapun yang bangun di pagi hari dalam keadaan sehat, memiliki makanan yang cukup dan merasa aman sekaligus tenteram, maka seolah-olah dunia telah dikumpulkan untuknya.
Perasaan tidak tenang dan selalu merasa kurang hingga muncul overthinking seringkali disebabkan oleh standar sosial. Padahal, memiliki ketenangan hati dan keberkahan hidup sudah termasuk dalam hakikat kesuksesan.
3. Tawakal dan Percaya pada Allah
Menaruh kepercayaan penuh kepada Allah atau bertawakal bisa membantu dalam mengatasi overthinking. Ketika seseorang takut akan masa depan, yakinkan bahwa Allah mampu mengatur urusan makhluk-Nya dengan sebaik mungkin.
Dalam Islam sudah dijelaskan mengenai qadar (takdir) baik maupun buruk. Apapun yak sudah ditakdirkan oleh Allah akan selalu sampai pada manusia, sedangkan yang bukan takdir tak akan pernah dimiliki.
Cukup yakinkan diri bahwa entah takdir baik maupun buruk yang menimpa, Allah bakal selalu membimbing hamba-Nya menuju keselamatan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
