
Ilustrasi weton yang disebut terlahir istimewa karena memiliki aliran rezeki yang lancar serta doa yang mudah dikabulkan. (Freepik)
JawaPos.com - Tahun 2025 akan tutup buku dalam beberapa jam ke depan. Lembaran baru tahun 2026 akan segera dibuka.
Pada momen pergantian tahun selalu memberikan semangat, optimisme, dan kegembiraan bagi banyak orang. Tersimpan doa dan harapan di tahun depan akan lebih baik dan lebih indah dibandingkan dengan tahun ini dan tahun-tahun sebelumnya.
Dalam momen penutupan tahun dan menyambut kehadiran tahun yang baru, penting kiranya bagi kita untuk melakukan semacam perenungan diri. Apa saja pencapaian yang telah dicapai, apa yang kurang, atau telum tercapai pada tahun ini, dan harapannya dapat diupayakan di tahun depan.
Refleksi diri ini penting kaitannya diri kita sebagai seorang hamba yang akan menjemput kematian dan akan kembali kepada-Nya, terkait keluarga, pekerjaan, cinta, dan lain-lain.
Menutup lembaran tahun 2025 dan membuka lembaran baru di tahun 2026, alangkah baiknya apabila kita juga menghiasinya dengan doa.
Dilansir dari NU Online, ulama Jakarta abad ke-19-20 M, Habib Utsman bin Yahya, dalam kitabnya berjudul Maslakul Akhyar, menuliskan doa akhir tahun dan awal tahun.
Doa ini memang bukan bersumber dari Rasulullah, namun doa tetap akan sangat baik apabila dibaca karena banyak permohonan dan harapan positif di dalamnya.
Mengenai waktu membaca doa akhir tahun, akan lebih baik apabia doanya dibaca sebelum waktu terbenamnya matahari pada tanggal 31 Desember 2025. Dan doa awal tahun dibaca setelah masuk waktu Maghrib.
Doa akhir tahun dan awal sebaiknya dibaca sebanyak 3 kali, baik dilakukan sendirian ataupun secara berjamaah.
Berikut Doa Akhir Tahun Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya:
اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ
Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba’da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da’autanî ilat taubati min ba’di jarâ’atî ‘alâ ma’shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa’attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha’ rajâ’î minka yâ karîm.
“Ya Allah, ampunilah perbuatanku sepanjang tahun ini yang melanggar larangan-Mu padahal aku belum sempat bertobat. Engkau begitu sabar meski berkuasa menghukumku. Engkau mengajakku bertobat walau aku lancang bermaksiat. Kini kuharap Engkau menerima amal baikku yang Kau ridhai serta Kau janjikan pahalanya. Jangan biarkan harapanku sirna, wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”
Doa Awal Tahun Lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya:
اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
