Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Juli 2025 | 00.12 WIB

Puasa Asyura, Puasa Bulan Muharram dengan Keutamaan Besar di Dalamnya

Ilustrasi Orang Berpuka Puasa (Pexels @Sami Abdullah) - Image

Ilustrasi Orang Berpuka Puasa (Pexels @Sami Abdullah)

JawaPos.com - Sebagai bulan pertama pada bulan hijriyah, Allah telah melimpahkan banyak kemuliaan di dalam bulan Muharram ini.

Seperti dikutip dari laman Life with Allah, bulan Muharram adalah salah satu di antara empat bulan haram atau bulan yang Allah sucikan.

“Bulan suci yang paling utama adalah bulan Allah, Muharram” ungkap Hasan Al-Bashri rahimahullah. Adapun bulan suci lainnya yang dimaksud adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab.

Keutamaan Ibadah di Bulan Muharram

Setiap amal ibadah yang dilakukan pada bulan haram akan dilipatgandakan pahalanya. Begitu juga dengan amal ibadah pada bulan Muharram.

Allah subhanahu wa ta’ala telah menjelaskan dalam Al-Qur’an yang artinya:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan di waktu Dia menciptakan langit dan bumi. Di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya dirimu dalam bulan yang empat itu..” [QS. At-Taubah: 36]

Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu menjelaskan bahwa maksud dari ‘menganiaya diri’ adalah berbuat dosa dan kemungkaran pada bulan tersebut. Sejatinya, dosa pada bulan Muharram (dan tiga bulan haram lainnya) akan dilipatgandakan lebih besar dari biasanya.

Hal ini juga berlaku untuk setiap amal saleh. Pasalnya, setiap amal saleh yang diperbuat akan mendapatkan banyak pahala termasuk puasa. Oleh karena itu, umat muslim harus lebih berhati-hati dalam beramal di bulan Muharram ini.

Puasa Asyura dan Keutamaannya

Disebut dengan puasa asyura karena diambil dari kata ‘asyarah (sepuluh). Puasa ini bertepatan pada tanggal 10 di bulan Muharram.

Dilansir dari laman Rumaysho, puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar, yaitu dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.

Keutamaan ini telah disampaikan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits: ((ketika Nabi Muhammad ditanya tentang puasa Arafah, beliau menjawab ‘puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.’ beliau juga ditanya terkait puasa Asyura dan beliau menjawab ‘Puasa Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu’)) [HR.Muslim]

Selain itu, puasa yang dilaksanakan pada bulan Muharram adalah sebaik-baiknya puasa setelah bulan Ramadhan. Maka sebaiknya umat muslim menunaikan puasa sunnah pada bulan ini, terutama puasa Asyura.

Adapun jika ditinjau kembali, puasa Asyura pada tahun ini akan bertepatan pada hari Minggu, 6 Juli 2025.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore