Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Mei 2025 | 18.25 WIB

Dosa Selama Dua Tahun Diampuni: Berikut Niat Puasa Arafah Arab, Latin, dan Artinya

MOMEN KONTEMPLASI: Umat Islam dari berbagai negara berdoa menjelang pelaksanaan wukuf di Jabal Rahmah, Arafah, Makkah, Sabtu (15/6). (MEDIA CENTER HAJI) - Image

MOMEN KONTEMPLASI: Umat Islam dari berbagai negara berdoa menjelang pelaksanaan wukuf di Jabal Rahmah, Arafah, Makkah, Sabtu (15/6). (MEDIA CENTER HAJI)

JawaPos.com - Terhitung sejak hari ini, Rabu (28/5), umat Islam mulai memasuki bulan Zulhijah, bulan kedua belas dalam kalender Hijriyah. Bulan Zulhijah termasuk satu bulan yang sangat dimuliakan di dalam Islam. 

Saking mulianya bulan ini, umat Islam dilarang melakukan perang, tetapi dianjurkan untuk mengalirkan darah dengan menyembelih hewan kurban pada momen Lebaran Idul Adha bagi siapa pun yang mampu melaksanakannya.

Dilarang berperang, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amalan kebaikan dan ibadah pada bulan Zulhijah. Untuk mendapatkan gambaran keutamaannya, satu kali salat malam pada 10 hari pertama bulan Zulhijah, pahalanya setara dengan melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari 1000 bulan.

Ibadah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan pada 10 hari pertama bulan Zulhijah adalah ibadah puasa.

Pada 10 hari pertama bulan Zulhijah, ada puasa yang dinamai puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah. Bagi yang elaksanakan puasa Arafah, Allah menjanjikan dosa-dosa kecil selama dua tahun akan dihapus. Ini berdasarkan sebuah hadis berikut:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ

Artinya: “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu” (HR Muslim).

Pada hadis lainnya, Rasulullah bersabda bahwa orang yang melaksanakan ibadah puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah, akan terbebas dari api neraka. 

Berikut hadis-nya:

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ؟

Artinya: "Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak dari pada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata: ‘Apa yang mereka inginkan?'” (HR Muslim).

Berikut niat Niat puasa Arafah lengkap dengan Arab, Latin, dan Artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma arafata sunnatan lillâhi ta’âlâ.

Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’âlâ.”

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore