Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Maret 2025 | 23.42 WIB

7 Keutamaan Haji dan Ancaman Menundanya, Dosa Besar Bagi Muslim yang Mampu, Menurut Kajian Ustaz Khalid Basalamah

Ilustrasi Ibadah Haji. (Dok. JawaPos.com) - Image

Ilustrasi Ibadah Haji. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com – Menjalankan haji menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memiliki kemampuan fisik dan finansial. Ibadah ini tidak hanya membawa manfaat spiritual, tetapi juga menjadi salah satu bentuk ketaatan dalam menjalankan perintah Allah.

Haji merupakan ibadah yang dilakukan di tanah suci dengan mengikuti syarat dan rukun tertentu. Ibadah ini menjadi salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi yang telah memenuhi syarat.

Mengetahui kewajiban haji mencegah seseorang dari kelalaian dalam menjalankan ibadah ini. Pemahaman yang baik tentang hukum dan keutamaannya dapat meningkatkan kesadaran untuk segera menunaikannya.

Berikut 7 keutamaan haji dan ancaman menundanya tentang dosa besar bagi muslim yang mampu dari Kajian Ustaz Khalid Basalamah dilansir dari channel YouTube Khalid Basalamah oleh JawaPos.com.

1. Kewajiban Haji bagi yang Mampu

Haji menjadi kewajiban bagi setiap Muslim yang memiliki kecukupan fisik dan finansial. Kemampuan ini meliputi kondisi kesehatan yang baik serta adanya dana yang cukup tanpa mengabaikan kebutuhan utama keluarga.

Tidak ada alasan untuk menunda ibadah ini jika telah memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam syariat Islam. Dalam Al-Qur'an, perintah haji disebutkan secara tegas sebagai bagian dari kewajiban umat Islam.

Menunda haji tanpa alasan syar'i menunjukkan sikap lalai terhadap kewajiban agama. Kesempatan melaksanakan haji sebaiknya dimanfaatkan secepat mungkin sebelum datang halangan yang tidak terduga.

2. Ancaman Menunda Haji

Hadis menjelaskan bahwa orang yang mampu tetapi tidak segera melaksanakan haji akan menghadapi konsekuensi berat di akhirat. Menunda ibadah ini hingga lebih dari 5 tahun tanpa alasan yang jelas termasuk bentuk kelalaian terhadap perintah Allah.

Banyak yang beralasan menunggu waktu yang lebih tepat, padahal tidak ada jaminan umur dan kesehatan di masa depan. Kesempatan yang sudah diberikan oleh Allah seharusnya tidak disia-siakan dengan alasan yang dibuat-buat.

Ancaman bagi mereka yang menunda haji bukan hanya kehilangan pahala besar, tetapi juga risiko tidak sempat menjalankannya hingga akhir hayat. Melaksanakan haji lebih cepat akan memberikan ketenangan batin dan keberkahan dalam kehidupan.

3. Keutamaan Menunaikan Haji

Haji memiliki banyak keutamaan yang tidak dimiliki oleh ibadah lain. Salah satunya adalah penghapusan dosa yang telah lalu bagi mereka yang melaksanakannya dengan ikhlas dan sesuai tuntunan.

Rasulullah menyebutkan bahwa haji mabrur tidak memiliki balasan lain selain surga. Setiap langkah menuju Baitullah dicatat sebagai amal kebaikan di sisi Allah.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore