Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Januari 2023 | 06.26 WIB

Malaysia Mengutuk Keras Pembunuhan Warga Palestina di Jenin

Dapur Umum Indonesia secara konsisten membagikan makanan siap saji bergizi tinggi bagi penduduk Gaza dengan menyasar anak yatim, ibu tunggal, serta difabel. (ACT for JawaPos.com) - Image

Dapur Umum Indonesia secara konsisten membagikan makanan siap saji bergizi tinggi bagi penduduk Gaza dengan menyasar anak yatim, ibu tunggal, serta difabel. (ACT for JawaPos.com)

JawaPos.com - Malaysia mengutuk keras pembunuhan oleh pasukan pendudukan Israel terhadap setidaknya 10 warga Palestina di Kota Jenin, Tepi Barat, Palestina, dan kamp pengungsi di sana pada Kamis (26/1).

Kejahatan keji tersebut adalah tindakan agresi terbaru dalam serangan terus-menerus Israel di bagian dari wilayah Palestina. Kekerasan militer Zionis Israel ini mengakibatkan kematian dan luka-luka bagi warga Palestina.

Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam pernyataan pers yang dikeluarkan di Putrajaya, Sabtu, menyebutkan elemen komunitas internasional yang bertanggung jawab dan Dewan Keamanan PBB harus segera merespons tindakan agresi Israel tersebut.

Menurut pernyataan tersebut, tindakan Israel itu merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, hak asasi manusia, dan hukum kemanusiaan.

Rezim Israel dan pelaku kejahatan keji tersebut harus dimintai pertanggungjawaban. Para korban dan keluarga mereka berhak mendapatkan keadilan.

Sudah menjadi fakta umum bahwa sikap keras kepala dan agresi Zionis Israel terhadap Palestina terus menjadi hambatan nyata untuk menemukan penyelesaian yang komprehensif, adil, abadi, dan damai untuk konflik Palestina-Israel.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Malaysia berdiri teguh dengan pendiriannya yang telah lama dipegang bahwa Palestina pantas mendapatkan negara merdeka mereka sendiri, berdasarkan perbatasan pra-1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Serbuan militer ke kamp pengungsi Jenin di wilayah pendudukan Tepi Barat pada 26 Januari itu menyebabkan bentrokan antara puluhan warga Palestina dan tentara Israel, kata para saksi mata seperti dikutip kantor berita Turki, Anadolu.

Operasi militer Israel di kamp tersebut merupakan yang terbesar sejak peristiwa Intifada Al Aqsa 2002. Penyerbuan tersebut memicu bentrokan dan telah menelan korban jiwa.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore