alexametrics

Singapura Umumkan Mal dan Resto yang Pernah Didatangi Pasien Covid-19

27 Oktober 2020, 10:09:49 WIB

JawaPos.com – Singapura terus melacak kasus positif Covid-19 bersama kontak erat yang dekat dengan mereka. Tujuannya adalah memperluas jangkauan siapa saja yang dites, lalu dilacak, kemudian diisolasi untuk menekan jumlah kasus baru. Dan baru-baru ini terlacak sejumlah kasus aktif sempat mengunjungi pusat perbelanjaan dan restoran.

Kementerian Kesehatan Singapura mengumumkan data terbaru lokasi mana saja yang sempat dikunjungi pasien Covid-19 dan masih bisa menularkan virus. Sedikitnya ada 10 mal dan restoran yang diumumkan oleh Kemenkes Singapura.

Di Orchard Road yakni ada 6 mal dan restoran yaitu Ion Orchard, 313 @ Somerset dan Tampines Mall. Untuk 313 @ Somerset, kunjungan dicatat di restoran Go Noodle House. Lokasi Orchard Road lain yang ditambahkan ke daftar tempat yang dikunjungi oleh pasien infeksi adalah restoran di Galeri Mandarin dan gerai Don Don Donki Orchard Central.

“Ini termasuk di antara beberapa mal yang dikunjungi oleh pasien Covid-19 saat mereka masih menular,” kata Kementerian Kesehatan (MOH) seperti dilansir dari Straits Times, Selasa (27/10).

Kunjungan juga dicatat di 6 mal dan resto lain yaitu Delifrance dan outlet Blackball Lot One Shoppers ‘Mall, Mal Paya Lebar Quarter, Kallang Wave Mall, Kompleks Fu Lu Shou, Kimly Zi Char di Tampines, dan outlet Kopitiam Tampines Hub.

Masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat dalam daftar pada waktu yang sama harus memantau kesehatan mereka dengan cermat selama dua minggu sejak tanggal kunjungan mereka. Daftar lengkap lokasi dan waktu dapat ditemukan di situs gov.sg.

Singapura juga mengonfirmasi tiga kasus positif Covid-19 baru sehingga total menjadi 57.973 kasus. Ada dua kasus impor baru yakni pemegang izin pelajar yang kembali dari Prancis dan pemegang izin tanggungan yang tiba dari Uni Emirat Arab.

Tidak ada kasus komunitas atau penularan lokal baru, tapi ada satu kasus dari asrama pekerja. Singapura sejauh ini mencatat 28 kematian akibat Covid-19.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads