
Milisi bersenjata Houthi. (Al Jazeera)
JawaPos.com - Serangan kelompok milisi Houthi dari Yaman terhadap Arab Saudi terus berlangsung. Hal tersebut jelas membawa pengaruh pada konflik di kawasan Timur Tengah bahkan di saat Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS) tak kunjung damai.
Houthi sendiri bukan sekadar kelompok bersenjata yang terlibat dalam konflik domestik Yaman. Dukungan politik dan militer Iran membuat kelompok tersebut menjadi salah satu aktor penting dalam persaingan geopolitik Timur Tengah, terutama rivalitas Teheran dengan Arab Saudi. Pengaruh Houthi bahkan meluas hingga mengancam keamanan jalur pelayaran internasional di Laut Merah.
Pengamat Politik Internasional Universitas Al Azhar Indonesia, Pizaro Gozali Idrus, menilai hubungan Iran dan Houthi tidak bisa dilepaskan dari kepentingan Teheran memperluas pengaruhnya di Semenanjung Arab.
Dukungan terhadap kelompok tersebut memberi Iran instrumen strategis untuk menekan Arab Saudi, rival regional yang selama bertahun-tahun bersaing memperebutkan pengaruh di Timur Tengah.
“Keterlibatan Iran dalam menguatnya gerakan Houthi di Yaman tidak bisa diabaikan. Ada bukti akademik dan laporan internasional yang menunjukkan bahwa Teheran telah membangun hubungan politik dan memberikan dukungan militer kepada Houthi,” kata Pizaro kepada JawaPos.com.
Menurut dia, hubungan tersebut berkembang ketika Houthi memperluas kekuatan politik dan militernya hingga berhasil merebut Sana'a, ibu kota Yaman, pada September 2014. Keberhasilan itu menjadi titik penting yang mengubah keseimbangan kekuasaan di Yaman sekaligus memperbesar perhatian terhadap peran Iran dalam konflik tersebut.
Houthi Jadi Instrumen Strategis Iran di Kawasan Arab
Persaingan Iran dan Arab Saudi menjadi salah satu faktor penting dalam memahami posisi Houthi di Timur Tengah. Kedua negara telah lama bersaing memperluas pengaruh politik dan keamanan di kawasan, termasuk melalui hubungan dengan aktor-aktor lokal.
Dalam konteks tersebut, Yaman memiliki arti strategis bagi Teheran. Letaknya yang berbatasan dengan Arab Saudi dan berdekatan dengan jalur pelayaran penting menjadikan perkembangan kekuatan Houthi berpengaruh terhadap kepentingan keamanan Riyadh.
Pizaro menilai dukungan Iran kepada Houthi memberikan keuntungan geopolitik bagi Teheran karena dapat meningkatkan tekanan terhadap Arab Saudi tanpa harus selalu berhadapan secara langsung dengan rivalnya itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022