
Pos pemeriksaan cuci tangan dan skrining suhu bagi seluruh pengunjung serta pasien di Rumah Sakit Kyeshero sebagai bagian dari langkah pencegahan Ebola di Goma, Republik Demokratik Kongo, 18 Mei 2026. (The Guardian)
JawaPos.com - Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik Kongo kini mencapai 8.116. Jumlah tersebut naik lebih dari 2.000 kasus dalam sebulan terakhir, kata Lembaga Kesehatan Masyarakat Nasional (INSP).
Pada 1 September, INSP mencatat 6.100 kasus terkonfirmasi dan 2.950 kematian akibat Ebola.
"Dalam 24 jam terakhir, tercatat 49 kasus baru, 23 kematian, dan 18 pasien dinyatakan sembuh. Dengan demikian, jumlah total kasus mencapai 8.116. Sebanyak 3.924 pasien meninggal dunia sejak awal wabah Ebola merebak," kata INSP dalam pernyataannya, dilansir dari Antara, Rabu (29/9).
Direktur Jenderal Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Afrika Jean Kaseya sebelumnya mengatakan virus Ebola menjadi ancaman bagi negara-negara tetangga RD Kongo.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
Panser Biru Tanggapi Sanksi PSIS dan Larangan 6 Kali Away Usai Kericuhan di Ciamis
Ganggu Lingkungan Pemkot Surabaya Segel Usaha Potong Ayam di Tengah Kampung Bratang Gede
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Prediksi Skor Flamengo vs Estudiantes: Misi Tuan Rumah Amankan Tiket Final Copa Libertadores 2026
Prediksi Skor PSBS Biak vs Barito Putera: Laskar Antasari Berpeluang Menang Telak
Prediksi Skor Alaves vs Malaga: Tuan Rumah Berpeluang Menang Satu Gol
Profil Kalam Salan, Anggota Parlemen Malaysia yang Kritik Prabowo Pakai Bahasa Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022