Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 17.36 WIB

Robot Tiongkok Pecahkan Rekor Usain Bolt di Lari 100 Meter, Tien Kung Ultra Catat 9,32 Detik

Robot humanoid asal Tiongkok mencuri perhatian dalam ajang World Humanoid Robot Games di Beijing. (Kyodo) - Image

Robot humanoid asal Tiongkok mencuri perhatian dalam ajang World Humanoid Robot Games di Beijing. (Kyodo)

Kompetisi yang dibuka pada Sabtu tersebut berlangsung selama lima hari. Ajang ini menjadi panggung untuk memperlihatkan perkembangan teknologi robot humanoid, termasuk kemampuan mesin dalam melakukan aktivitas yang selama ini identik dengan manusia.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah robot Tien Kung Ultra. Robot yang dikembangkan Beijing Innovation Center of Humanoid Robotics Co. itu berhasil mencatat waktu 9,32 detik dalam babak penyisihan lari 100 meter.

Baca Juga:Tak Sekadar Menari, 23 Tim Robot Humanoid Diuji dalam Misi Pemadaman Kebakaran di Tiongkok

Catatan tersebut lebih cepat dibandingkan rekor dunia manusia 9,58 detik yang dibuat pelari Jamaika Usain Bolt di Berlin pada 2009. Namun, setelah menyelesaikan perlombaan, robot tersebut menabrak matras yang disiapkan untuk membantu pengereman dan kemudian terbakar.

Tien Kung Ultra Kembali Pecahkan Rekor di 400 Meter

Tidak berhenti di nomor 100 meter, model robot humanoid yang sama kembali menunjukkan performa impresif dalam final lari 400 meter pada Minggu. Tien Kung Ultra mencatat waktu 38,15 detik.

Catatan tersebut melampaui rekor dunia manusia 43,03 detik yang dibuat atlet Afrika Selatan, Wayde van Niekerk. Rekor Van Niekerk tersebut tercipta saat tampil pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Pencapaian tersebut memperlihatkan perkembangan kemampuan robot humanoid dalam menjaga kecepatan dan koordinasi gerak. Meski demikian, kondisi robot saat perlombaan juga menunjukkan bahwa teknologi tersebut masih menghadapi tantangan dari sisi stabilitas dan ketahanan mesin.

Diikuti Ribuan Robot dari Berbagai Negara

World Humanoid Robot Games di Beijing diikuti lebih dari 2.000 robot humanoid. Robot-robot tersebut diturunkan oleh lebih dari 660 tim yang berasal dari 16 negara.

Sekitar 90 persen peserta berasal dari Tiongkok. Sementara itu, sejumlah negara lain seperti Brasil, Jerman, dan Amerika Serikat turut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Ajang yang digelar di ibu kota Tiongkok pada Agustus itu merupakan edisi lanjutan dari kompetisi perdana yang digelar pada Agustus tahun sebelumnya. Pada penyelenggaraan pertama, terdapat 280 tim yang berpartisipasi.

Saat itu, catatan waktu terbaik untuk nomor lari 100 meter mencapai 20,50 detik. Sementara pada nomor 400 meter, waktu kemenangan tercatat 1 menit 28,03 detik.

Perkembangan catatan waktu tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan robot dalam kompetisi olahraga. Dalam waktu relatif singkat, performa robot humanoid mengalami kemajuan yang cukup signifikan.

Robot Jepang Gagal Menang

Partisipasi internasional juga terlihat dari kehadiran tim Jepang yang menurunkan robot dalam sejumlah nomor atletik. Robot tersebut diikutsertakan oleh GMO Internet Group dan dikembangkan perusahaan robotika asal Tiongkok, Unitree Robotics.

Robot tersebut tampil dalam beberapa nomor, termasuk lari 400 meter untuk kategori robot berukuran kecil. Namun, performanya belum mampu membawa tim tersebut menjadi pemenang.

Dalam salah satu babak penyisihan, robot itu berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu lebih dari 1 menit 55 detik. Tak lama setelah menyelesaikan lomba, robot tersebut roboh dan harus diangkut menggunakan tandu.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore