Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 23.51 WIB

Update Korban Penembakan Sekolah di Thailand: 8 Orang Tewas, 3 Guru dan 3 Siswa Jadi Korban

Para siswa berlari saat mereka mengungsi dari Sekolah Debsirin Nonthaburi, tempat terjadinya insiden penembakan, di distrik Bang Kruai di provinsi Nonthaburi di pinggiran Bangkok, Thailand, pada 7 Agustus 2026. (Reuters) - Image

Para siswa berlari saat mereka mengungsi dari Sekolah Debsirin Nonthaburi, tempat terjadinya insiden penembakan, di distrik Bang Kruai di provinsi Nonthaburi di pinggiran Bangkok, Thailand, pada 7 Agustus 2026. (Reuters)

JawaPos.com - Aksi penembakan di sebuah sekolah di Provinsi Nonthaburi, Thailand, pada Jumat (7/8), menewaskan sedikitnya tujuh orang dan satu orang termasuk pelaku serta melukai 15 orang lainnya. Korban tewas terdiri dari tiga guru, tiga siswa, serta pelaku penembakan yang diketahui merupakan seorang pelajar.

Insiden berdarah itu terjadi di Debsirin Nonthaburi School, yang berada di kawasan barat laut Bangkok. Aparat kepolisian dan tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan area sekolah.

Juru bicara Kepolisian Nasional Thailand, Letkol Trirong Phophan, mengatakan pelaku termasuk di antara korban yang meninggal dunia.

"Pelaku penembakan diduga merupakan seorang siswa dan termasuk di antara tujuh orang yang tewas. Sebanyak 15 orang lainnya mengalami luka-luka," kata Trirong kepada Reuters.

Menteri Pendidikan Thailand Prasert Jantararuangtong juga mengkonfirmasi bahwa korban meninggal dunia terdiri dari guru dan siswa. Sementara pihak kepolisian telah mengidentifikasi pelaku sebagai seorang pelajar.

Saksi Dengar Puluhan Tembakan

Seorang saksi mata mengatakan pelaku mengenakan pakaian olahraga berwarna ungu saat melepaskan puluhan tembakan di dalam lingkungan sekolah.

Kepanikan pun terjadi ketika para siswa berlarian keluar gedung untuk menyelamatkan diri, sementara korban luka dievakuasi menggunakan ambulans. Guru-guru yang selamat tampak saling berpelukan dan menangis setelah insiden tersebut.

Seorang siswa berusia 18 tahun mengaku awalnya tidak menyadari bahwa suara yang didengarnya berasal dari tembakan.
"Awalnya saya mengira itu suara petasan atau seseorang memukul suatu benda.
Saya tidak berpikir itu suara tembakan. Ada banyak suara, 'bang, bang, bang'. Lalu sempat hening, kemudian terdengar lagi," ungkapnya kepada Reuters.

Tim Medis Berupaya Selamatkan Korban

Petugas penyelamat Kiatikhun Verapongpradith mengatakan timnya tiba ketika penembakan masih berlangsung. Mereka langsung memberikan pertolongan kepada sejumlah siswa yang mengalami luka tembak di bagian punggung, dada, dan lengan.

Editor: Banu Adikara
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore