
Warga Palestina di Tepi Barat telah melaporkan gelombang kekerasan dari pemukim Israel. (ABC News: Hamish Harty)
JawaPos.com - Israel meningkatkan operasi keamanan besar-besaran di Tepi Barat dengan menangkap lebih dari 130 warga Palestina setelah bentrokan mematikan yang menewaskan dua warga Israel dan empat warga Palestina.
Insiden tersebut memicu gelombang serangan balasan oleh para pemukim Israel terhadap sejumlah desa Palestina, memperburuk ketegangan di wilayah yang diduduki itu.
Militer Israel menyebut penangkapan massal dilakukan dalam operasi kontra-terorisme yang digelar sepanjang akhir pekan. Penggerebekan menyasar sejumlah desa di sekitar Kota Nablus, wilayah yang menjadi pusat bentrokan akhir pekan lalu.
Di saat yang sama, warga Palestina melaporkan meningkatnya aksi kekerasan oleh kelompok pemukim Israel. Sejumlah rumah, kendaraan, lahan pertanian, hingga sebuah masjid yang masih dalam tahap pembangunan menjadi sasaran pembakaran dan perusakan.
Peristiwa ini menjadi bentrokan paling mematikan di Tepi Barat sepanjang tahun dan dikhawatirkan memicu eskalasi konflik yang lebih luas.
Pemukim Israel Lakukan Serangan Balasan
Setelah insiden penembakan pada Jumat, sejumlah pemukim Israel tetap bertahan di lokasi kejadian di pinggiran Desa Tell, selatan Nablus.
Seorang pemukim yang diyakini berasal dari komunitas Havat Gilad bahkan mengancam tim media ABC yang berada di lokasi.
"Tinggalkan area dengan cepat sebelum kami menembakmu," katanya.
Serangan balasan juga terjadi di desa-desa sekitar, termasuk Sarra. Warga menyebut para pemukim menggunakan buldoser untuk menghancurkan kebun zaitun, sementara rumah dan kendaraan dibakar.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
