
Ilustrasi Iran resmi tangguhkan MoU Islamabad. (Fars News)
JawaPos.com - Upaya terbaru untuk mengakhiri konflik antara Iran dan Amerika Serikat belum membuahkan hasil. Proposal perdamaian yang disusun Pakistan dan Qatar sebagai mediator dilaporkan telah ditolak oleh Washington maupun Teheran, meski kedua negara itu sebelumnya telah menerima penyampaian formula bersama yang ditawarkan.
Informasi tersebut disampaikan sumber pemerintah Pakistan kepada Anadolu Agency. Dikutip via AVA, menurut sumber itu, Islamabad dan Doha kini terus mengintensifkan pertukaran pesan antara Republik Islam Iran dan Amerika Serikat sebagai bagian dari upaya membuka kembali jalur diplomasi setelah kedua pihak memberikan respons atas proposal tersebut.
Proposal bersama yang disiapkan Pakistan dan Qatar, dengan melibatkan konsultasi bersama sejumlah mitra regional, menawarkan langkah awal untuk menghentikan perang dan membawa kedua negara kembali ke meja perundingan.
Salah satu poin utama dalam proposal itu adalah meminta Iran dan Amerika Serikat kembali ke posisi masing-masing sebelum 9 Juli sebagai langkah pertama untuk memulai kembali negosiasi.
Selain itu, Iran diminta 'segera' membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu rute utama distribusi minyak dunia. Sebagai imbalannya, Amerika Serikat diminta mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran serta mencabut sanksi yang membatasi penjualan minyak negara tersebut.
Tak hanya itu, formula perdamaian tersebut juga mengusulkan gencatan senjata selama dua pekan guna menghentikan aksi saling serang dan memberikan ruang bagi proses diplomasi.
Apabila disetujui kedua pihak, perundingan dijadwalkan segera digelar di Islamabad atau Doha. Proposal itu juga menempatkan implementasi gencatan senjata di Lebanon selatan sebagai salah satu agenda prioritas pembahasan.
Namun, peluang tercapainya kesepakatan masih terlihat kecil. Saluran televisi Saudi Al-Hadath melaporkan bahwa Washington dan Teheran sama-sama menolak tawaran Pakistan dan Qatar untuk melanjutkan negosiasi.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Amerika Serikat maupun Iran mengenai alasan di balik penolakan tersebut. Meski demikian, langkah Pakistan dan Qatar menunjukkan masih adanya upaya diplomatik dari negara-negara kawasan untuk meredakan konflik dan mencegah eskalasi yang lebih luas di Timur Tengah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022