Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 Juli 2026 | 22.07 WIB

Ray Dalio Pernah Ingatkan Elon Musk: Jangan Pertaruhkan Segalanya demi Mimpi Mars

Elon Musk dan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio / Foto: (Fortune) - Image

Elon Musk dan pendiri Bridgewater Associates, Ray Dalio / Foto: (Fortune)

JawaPos.com — Di balik ambisi Elon Musk menjadikan manusia sebagai spesies multiplanet, terdapat keputusan berisiko yang sejak awal telah mengundang kekhawatiran. Investor legendaris Ray Dalio mengungkap bahwa ia pernah memperingatkan Musk agar tidak mempertaruhkan sebagian besar kekayaannya untuk mengejar misi eksplorasi Mars melalui SpaceX. 

Namun, Musk memilih tetap melanjutkan langkah tersebut tanpa menyiapkan rencana cadangan finansial. Ambisi menuju Mars menjadi salah satu proyek terbesar dalam sejarah industri antariksa swasta. 

Dilansir dari Fortune, Jumat (24/7/2026), setelah SpaceX mencatat sejarah melalui penawaran saham perdana (IPO) terbesar sepanjang masa di Nasdaq, perhatian investor tidak hanya tertuju pada bisnis roket, satelit, dan kecerdasan buatan perusahaan tersebut, tetapi juga pada tujuan jangka panjang Musk: membangun teknologi yang memungkinkan kehidupan di luar Bumi.

Dalam prospektus perusahaan, SpaceX menyatakan misinya adalah “membangun sistem dan teknologi yang diperlukan untuk menjadikan kehidupan multiplanet, memahami hakikat alam semesta, serta memperluas cahaya kesadaran hingga ke bintang-bintang”. visi tersebut menggambarkan skala ambisi Musk yang melampaui kepentingan bisnis konvensional. 

Taruhan Besar Setelah PayPal

Dalio, pendiri perusahaan investasi Bridgewater Associates, menceritakan kembali pertemuannya dengan Musk pada 2002 ketika ia meneliti karakter para pendiri perusahaan teknologi. Menurut Dalio, Musk termasuk tipe “shaper”, yakni sosok yang mampu mengubah gagasan besar menjadi kenyataan melalui dorongan kuat terhadap sebuah misi.

“Dia menyukai proses dari visualisasi menuju aktualisasi dan berada dalam sebuah misi,” ujar Dalio. Ia menilai keuntungan finansial bukan pendorong utama Musk. “Menghasilkan uang bukanlah hal besar baginya. Dia tidak membutuhkan rumah. Dia tidak membutuhkan keamanan. Dia tidak membutuhkan apa pun,” kata Dalio. 

Setelah menjual PayPal, Musk memperoleh sekitar USD 180 juta. Dengan kurs Rp17.980 per dolar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp3,23 triliun. Dana itu kemudian digunakan untuk membangun berbagai perusahaan: sekitar USD 100 juta atau Rp1,8 triliun untuk SpaceX, USD 70 juta atau Rp1,25 triliun untuk Tesla, dan USD10 juta atau Rp179,8 miliar untuk perusahaan energi surya SolarCity. 

Dalio mengaku sempat menyarankan Musk menyimpan sebagian uang sebagai perlindungan apabila rencana bisnisnya gagal. Ia mengatakan Musk memutuskan menggunakan setengah dana hasil penjualan PayPal untuk mengejar Mars meski belum memiliki pengalaman langsung dalam misi tersebut.

“Saya menyarankan agar dia menyisihkan sedikit uang, mengambil sebagian saja, sehingga jika segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, dia masih memiliki cadangan,” ujar Dalio. Namun, menurutnya, jawaban Musk saat itu sederhana: “Tidak, saya tidak perlu melakukan itu.” 

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore