
Pasukan keamanan Israel berjaga saat terlibat bentrok dengan warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur (22/4/2022). (ANTARA)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Sugiono bersama menteri luar negeri Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Türkiye, dan Uni Emirat Arab mengecam dengan sekeras-kerasnya eskalasi yang dilakukan Israel di Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif.
Dilansir dari Antara, Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui pernyataan bersama melalui platform media sosial X pada Jumat (24/7), menyampaikan bahwa para menteri luar negeri tersebut secara khusus mengecam aksi penyusupan massal para pemukim yang terus berlanjut dan dipimpin oleh menteri-menteri ekstremis Israel ke kompleks Masjid Al-Aqsa/Al-Haram Al-Sharif.
Mereka menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, resolusi-resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang relevan, serta status quo historis dan hukum di tempat-tempat suci di Yerusalem Timur yang diduduki.
Para menteri juga menyatakan penyesalan yang mendalam dan mengecam dengan sekeras-kerasnya tindakan-tindakan ilegal dan ekstrem berupa hasutan, seruan untuk memobilisasi penyusupan, serta kekerasan yang dilakukan oleh menteri-menteri dan kelompok-kelompok ekstremis Israel.
Menurut pernyataan tersebut, tindakan-tindakan provokatif itu memicu kebencian dan ekstremisme serta menghambat upaya mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan berdasarkan solusi dua negara.
Para menteri turut menyatakan bahwa pembatasan akses ke Kota Tua Yerusalem dan tempat-tempat ibadah di dalamnya, merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional, serta merupakan upaya melawan hukum untuk mengubah status quo historis dan hukum yang berlaku.
Mereka menegaskan bahwa Israel tidak memiliki kedaulatan atas Yerusalem yang diduduki maupun atas tempat-tempat suci Islam dan Kristen di kota tersebut.
Selain itu, para menteri mengecam pelanggaran-pelanggaran dan tindakan-tindakan yang terus berlangsung serta dilakukan secara sistematis oleh Israel, sebagai Kekuatan Pendudukan, yang bertujuan mengubah karakter historis, hukum, dan demografis Yerusalem Timur yang diduduki, serta merongrong kesucian dan status tempat-tempat suci Islam dan Kristen.
Dalam pernyataan tersebut, para menteri kembali menegaskan penolakan terhadap segala upaya untuk mengubah status quo historis dan hukum di Yerusalem beserta tempat-tempat suci Islam dan Kristen, serta menekankan pentingnya mempertahankan status quo tersebut dengan mengakui peran khusus Perwalian Hasyimiyah yang telah berlangsung secara historis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022