
Petugas keamanan Iran berjaga di dekat baliho besar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei di Teheran (Al Arabiya English)
JawaPos.com - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, tidak akan muncul di hadapan publik selama perang dengan Amerika Serikat (AS) belum berakhir. Seorang pejabat senior Iran mengatakan keputusan itu diambil karena alasan keamanan, sementara pemerintah menunggu situasi kembali normal sebelum Khamenei melanjutkan agenda publiknya.
Dilansir dari Al Arabiya English, Minggu (19/7/2026), Mojtaba Khamenei pada Sabtu (18/7) menyampaikan pernyataan tertulis yang menuduh Amerika Serikat berulang kali melanggar nota kesepahaman yang sebelumnya ditandatangani oleh presiden Iran dan Presiden AS Donald Trump.
Menurutnya, pelanggaran tersebut menunjukkan bahwa komitmen Washington tidak lagi dapat dipercaya. Ia menyatakan, "Pelanggaran Amerika Serikat yang berulang terhadap nota kesepahaman menunjukkan bahwa tanda tangan Presiden Donald Trump sama sekali tidak bernilai dan tidak memiliki kredibilitas."
Dalam pernyataan yang sama, Khamenei juga menyampaikan peringatan kepada Washington. "Amerika Serikat harus mengetahui bahwa bangsa Iran dan Front Perlawanan memiliki pelajaran yang tidak akan pernah mereka lupakan," tulisnya.
Pernyataan itu disampaikan setelah Washington dan Teheran kembali saling melancarkan serangan menyusul gagalnya perjanjian gencatan senjata pekan lalu, yang meningkatkan kekhawatiran akan berlanjutnya konflik.
Laporan tersebut diperkuat oleh kantor berita Rusia TASS yang mengutip sumber Iran. Menurut sumber itu, "Yang Mulia tidak akan tampil di hadapan publik dalam waktu dekat karena alasan keamanan. Pemerintah menunggu situasi kembali normal. Setelah itu, beliau akan kembali tampil di hadapan publik." Sumber yang sama menegaskan, "Karena perang dan alasan keamanan, beliau tidak berada di ruang publik."
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai kapan konflik akan mereda maupun kapan Mojtaba Khamenei akan kembali menjalankan agenda publiknya. Selama pertempuran masih berlangsung, pemerintah Iran menyatakan langkah pengamanan terhadap pemimpin tertinggi tetap menjadi prioritas.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
