
Jet tempur F-16 AS terbang di Timur Tengah di tengah eskalasi serangan terbaru terhadap Iran dan ketegangan di Selat Hormuz. / Foto: (The Guardian)
JawaPos.com — Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah Washington melancarkan gelombang serangan militer terbaru ke sejumlah sasaran Iran di tengah sengketa mengenai Selat Hormuz. Eskalasi ini memicu serangkaian serangan balasan dari Teheran ke kepentingan militer AS di kawasan Teluk sekaligus memperbesar ancaman terhadap kelangsungan gencatan senjata sementara yang baru disepakati beberapa pekan lalu.
Perkembangan terbaru tersebut juga meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas jalur pelayaran energi paling strategis di dunia. Selat Hormuz selama ini menjadi jalur transit sekitar seperlima perdagangan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global. Gangguan di kawasan itu berpotensi memicu lonjakan harga energi sekaligus menambah tekanan terhadap perekonomian dunia yang masih menghadapi inflasi tinggi.
Dilansir dari The Guardian, Senin (13/7/2026), Komando Pusat Militer AS (US Central Command/CENTCOM) menyatakan serangan terbaru dimulai sekitar pukul 21.00 GMT pada Minggu (12/7) malam. Operasi tersebut disebut bertujuan terus melemahkan kemampuan Iran menyerang kapal-kapal sipil maupun kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.
CENTCOM juga menyebut Presiden Donald Trump telah memerintahkan operasi tersebut untuk meminta pertanggungjawaban Iran atas berbagai serangan terhadap jalur pelayaran internasional. Trump bahkan menegaskan operasi militer itu akan terus berlanjut. "Kami sedang menghajar mereka," kata Trump mengenai rangkaian serangan akhir pekan terhadap Iran.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS di kawasan. Militer Yordania menyatakan berhasil mencegat empat rudal Iran, sementara Angkatan Bersenjata Kuwait mengatakan tengah menghadapi sejumlah sasaran udara yang mereka sebut sebagai ancaman.
Sebelumnya pada Minggu, Iran juga memperluas serangan hingga ke Qatar, negara yang selama ini berperan sebagai mediator dalam pembicaraan gencatan senjata. Uni Emirat Arab juga melaporkan sistem pertahanan udaranya mencegat rudal dan drone Iran.
Sementara itu, media Iran melaporkan ledakan dan serangan rudal terjadi di sekitar Kota Sirik, Bandar Abbas, serta Pulau Qeshm yang menjadi lokasi sejumlah fasilitas militer penting di sekitar Selat Hormuz. CENTCOM menyebut pihaknya melancarkan sekitar 140 serangan pada Sabtu malam, sedangkan sehari sebelumnya militer AS mengklaim telah menghantam lebih dari 300 target militer Iran dalam tiga malam berturut-turut.
Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim menyerang sasaran di Yordania, Kuwait, Oman, dan Qatar, meski klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras operasi terbaru AS. Dalam pernyataannya, Teheran menilai tindakan Washington telah menggagalkan seluruh upaya diplomasi yang selama beberapa bulan terakhir ditempuh untuk meredakan ketegangan di kawasan Asia Barat.
"Pemerintah AS telah membuat seluruh upaya beberapa bulan terakhir untuk menurunkan ketegangan dan mewujudkan perdamaian di kawasan Asia Barat menjadi sia-sia," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
