
Paus Leo XIV memberkati seorang anak dalam momen penuh kehangatan dan kasih di Vatikan (Vatican News)
JawaPos.com - Vatikan menerbitkan Dokumen Persiapan (Preparatory Document) untuk Pertemuan Amoris Laetitia yang akan berlangsung pada 7–14 Oktober 2026. Pertemuan tersebut digelar untuk menandai sepuluh tahun penerbitan Post-Synodal Apostolic Exhortation Amoris Laetitia tentang keluarga yang diterbitkan mendiang Paus Fransiskus.
Dokumen tersebut menjadi kerangka tematik yang akan memandu pembahasan dalam pertemuan yang diprakarsai Paus Leo XIV. Forum ini akan mempertemukan para kepala Gereja Katolik Timur sui iuris serta para presiden konferensi waligereja dari berbagai negara di Vatikan.
Dilansir dari Vatican News, Selasa (7/7/2026), Dokasteri untuk Kaum Awam, Keluarga, dan Kehidupan bersama Sekretariat Jenderal Sinode telah menerbitkan kerangka tematik sebagai dokumen persiapan resmi. Dokumen itu telah dikirim kepada para kepala Gereja Katolik Timur dan para presiden konferensi waligereja, serta dipublikasikan kepada masyarakat.
Baca Juga:Paus Leo XIV Tunjuk Maria Alvarado sebagai Perempuan Awam Pertama di Jabatan Puncak Vatikan
Pertemuan ini pertama kali diumumkan Paus Leo XIV melalui pesannya pada 19 Maret 2026, bertepatan dengan peringatan satu dekade Amoris Laetitia. Dalam kesempatan tersebut, Paus menyampaikan keinginannya untuk melakukan pendalaman bersama melalui pendekatan sinodal mengenai langkah yang perlu diambil Gereja dalam mewartakan Injil kepada keluarga masa kini.
"Kita perlu melangkah maju melalui sikap saling mendengarkan dalam suatu pendalaman sinodal mengenai langkah-langkah yang perlu ditempuh untuk mewartakan Injil kepada keluarga-keluarga pada masa kini, dengan berpedoman pada Amoris Laetitia serta memperhatikan apa yang telah dilakukan oleh Gereja-Gereja lokal," ujar Paus Leo XIV.
Paus Leo XIV kembali menyoroti pentingnya keluarga saat menutup Konsistori Luar Biasa pada 27 Juni 2026. Ia mengatakan bahwa dukungan dan pendampingan terhadap keluarga memiliki peran penting bagi kehidupan bersama.
"Di tempat keluarga didukung dan didampingi, akan tumbuh sekolah relasi, solidaritas, dan harapan; ketika keluarga terluka atau terisolasi, seluruh masyarakat ikut menanggung akibatnya," kata Paus Leo XIV.
Dalam kesempatan tersebut, Paus juga mengumumkan bahwa sejumlah keluarga akan turut berpartisipasi dalam pertemuan tersebut untuk membagikan pengalaman hidup mereka. Kehadiran keluarga dimaksudkan agar para peserta dapat mendengarkan secara langsung berbagai realitas yang dihadapi keluarga saat ini.
Selama pertemuan di Roma, para uskup dari seluruh dunia akan membahas tema-tema dalam dokumen persiapan, mendengarkan pengalaman satu sama lain, merefleksikan berbagai inisiatif pastoral, serta berdialog dengan para ahli. Setelah kembali ke Gereja lokal masing-masing, mereka diharapkan dapat memperbarui komitmen pastoral bersama keluarga, kehidupan manusia, dan panggilan menuju perkawinan.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
