Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (Al Jazeera)
JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan bahwa program rudal balistik negaranya tidak akan pernah menjadi bahan negosiasi. Hal ini dmeski pembicaraan antara Teheran dan Washington terus berlanjut untuk mencari penyelesaian permanen konflik di Timur Tengah.
Dalam kunjungannya ke Pakistan usai rangkaian perundingan di Swiss, Pezeshkian menyebut rudal menjadi faktor utama yang membuat Iran mampu bertahan dari tekanan militer Israel dan Amerika Serikat selama perang berlangsung.
Menurutnya, tanpa kemampuan pertahanan tersebut, Iran berpotensi mengalami nasib serupa seperti Gaza, Palestina.
“Jika rudal yang kami miliki untuk pertahanan tidak ada, Israel dan Amerika Serikat akan melumat Iran seperti Gaza, tanpa menunjukkan belas kasihan kepada yang tua maupun yang muda,” kata Pezeshkian dikutip Al-Arabiya.
Pernyataan itu sekaligus menjawab spekulasi mengenai kemungkinan Iran bersedia membahas program rudal balistik dalam rangkaian negosiasi yang dimediasi Pakistan.
Pezeshkian menegaskan bahwa isu pertahanan nasional merupakan garis merah yang tidak dapat ditawar.
“Kami tidak akan pernah bernegosiasi dengan siapa pun, dalam keadaan apa pun, mengenai kemampuan pertahanan kami,” tegasnya.
Sikap keras Teheran muncul di tengah perkembangan baru dalam diplomasi antara Iran dan Amerika Serikat. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengkonfirmasi bahwa kesepakatan awal yang ditandatangani Amerika Serikat, Iran, dan para pihak mediator tidak mencantumkan program rudal balistik sebagai bagian dari poin perundingan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022