
Presiden Iran Pezeshkian ingin akhiri konflik dengan AS secara terhormat dan diplomatis di 2024. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kesiapan negaranya mengakhiri perang dan ketegangan kawasan melalui dialog dalam "kerangka kerja yang bermartabat." Hal ini ditegaskan Pezeshkian, dalam percakapan telepon dengan Emir Qatar.
Pezeshkian mengatakan Iran secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap dialog.
Ia juga mendesak pihak lain menunjukkan kemauan politik yang tulus serta mematuhi kewajiban internasional.
Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan terhadap sasaran Israel dan pangkalan militer AS di kawasan.
Setelah perang berlangsung selama 40 hari, gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 7 April.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
