
Ilustrasi delegasi tingkat tinggi Iran tiba di Swiss. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Delegasi Iran meninggalkan Swiss dan kembali ke Teheran usai menggelar perundingan dengan pejabat AS, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Senin.
"Delegasi Iran, yang dipimpin ketua parlemen, meninggalkan tempat perundingan di Swiss dan sedang menuju Teheran," tulis menlu di Telegram.
Menurutnya, delegasi yang dipimpin Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf itu menjalani konsultasi selama 18 jam dengan pihak AS.
Penyiar Al Mayadeen pada Ahad (21/6) melaporkan bahwa delegasi Iran hanya bersedia kembali ke meja perundingan dengan AS setelah adanya permintaan maaf dari Presiden Donald Trump dan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.
Juru bicara Kemlu Iran, Esmail Baghaei sebelumnya pada hari itu mengatakan pembicaraan pihaknya dengan AS di Swiss telah menunjukkan progres, dan tim teknis akan terus berupaya mengimplementasikan nota kesepahaman (MoU) antarkeduany. Sementara itu, penjelasan lebih lanjut terkait itu akan diumumkan oleh Qatar dan Pakistan.
Negosiasi tingkat teknis antara Iran dan AS, serta negara-negara mediator yakni Pakistan dan Qatar, berlangsung secara tertutup di resor pegunungan Burgenstock pada Ahad. (*)
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
