
Ilustrasi Selat Hormuz yang menjadi jalur penting perdagangan minyak dunia. (Screenshot/X/@IranIntl_En)
JawaPos.com - Amerika Serikat (AS) dilaporkan mulai mencabut blokade laut terhadap Iran setelah kesepakatan damai antara kedua negara mulai berlaku. Langkah ini menjadi sinyal paling nyata bahwa konflik yang selama berbulan-bulan mengguncang Timur Tengah telah memasuki fase baru, dari konfrontasi militer menuju meja perundingan.
Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command/CENTCOM) mengkonfirmasi penghentian blokade tersebut sesuai arahan Presiden Donald Trump. Meski sejumlah kapal perang AS masih akan tetap berada di kawasan, pembukaan kembali jalur pelayaran menjadi bagian penting dari implementasi awal kesepakatan yang telah disepakati Washington dan Teheran.
Pencabutan blokade juga membuka kembali akses Selat Hormuz, salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia yang sebelumnya menjadi titik panas konflik. Keputusan ini diharapkan mengurangi risiko gangguan pasokan minyak global sekaligus meredakan ketegangan di kawasan Teluk.
Diketahui, kesepakatan damai AS-Iran sendiri memuat 14 poin utama, termasuk komitmen bahwa Iran tidak akan memiliki senjata nuklir, pembentukan dana rekonstruksi dan pembangunan ekonomi senilai USD 300 miliar, serta target penyelesaian perjanjian permanen dalam waktu maksimal 60 hari.
Negosiasi Baru Dimulai
Meski perang dinyatakan berakhir, kedua negara masih harus menyelesaikan berbagai isu krusial dalam putaran negosiasi lanjutan.
Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan kesepakatan yang telah berlaku itu sekaligus memulai masa pembahasan teknis selama 60 hari ke depan.
"Kemungkinan saya akan menuju Swiss untuk negosiasi teknis," kata Vance kepada wartawan di Gedung Putih sebagaimana dikutip via BBC.
Pertemuan lanjutan antara pejabat AS dan Iran tetap direncanakan berlangsung di Swiss, meski seremoni penandatanganan resmi yang sebelumnya dijadwalkan digelar di negara tersebut dibatalkan karena dokumen telah ditandatangani secara jarak jauh.
Khamenei Setujui Kesepakatan Meski Berbeda Pandangan
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022