
Elon Musk, pendiri SpaceX, yang perusahaannya kini menjadi perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar kelima di dunia (Fortune)
JawaPos.com - Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, mencatat pergeseran signifikan dalam struktur kekuatan korporasi global setelah berhasil menyalip Amazon dan masuk ke jajaran lima perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Momentum ini menandai perubahan cara pasar menilai perusahaan teknologi, yang kini tidak lagi terbatas pada kinerja inti, tetapi juga pada potensi integrasi kecerdasan buatan dan ekosistem digital yang lebih luas.
Pergerakan tersebut terjadi di tengah akselerasi strategi ekspansi SpaceX yang tidak hanya berfokus pada sektor antariksa, tetapi juga merambah pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Investor merespons langkah ini sebagai sinyal bahwa SpaceX sedang berevolusi menjadi entitas teknologi terintegrasi dengan skala pengaruh yang jauh lebih luas dari sebelumnya.
Mengutip The Guardian, Rabu (17/6/2026), "Elon Musk's SpaceX telah melampaui Amazon sebagai perusahaan dengan nilai pasar terbesar kelima di dunia beberapa hari setelah debutnya di bursa saham." Media tersebut juga mencatat, "Perusahaan menyetujui pembelian startup di balik aplikasi coding berbasis kecerdasan buatan Cursor senilai 60 miliar dolar AS (sekitar Rp1.062 triliun dengan kurs Rp17.730 per dolar AS) untuk memanfaatkan kesuksesan teknologi tersebut sebagai alat bantu pemrograman."
Akuisisi startup Cursor yang berada di bawah Anysphere memperkuat posisi SpaceX dalam ekosistem kecerdasan buatan. Aplikasi coding berbasis AI tersebut telah digunakan oleh lebih dari satu juta pengembang, menjadikannya salah satu alat yang memiliki pengaruh besar dalam proses pengembangan perangkat lunak modern. Akses terhadap ekosistem ini dinilai strategis untuk memperkuat kapabilitas model AI internal SpaceX.
Langkah tersebut sekaligus memperkuat posisi xAI, unit kecerdasan buatan dalam ekosistem Elon Musk yang mengembangkan model Grok. Integrasi antara data pengembang, model AI, dan infrastruktur komputasi menempatkan SpaceX dalam persaingan langsung dengan Anthropic dan OpenAI, terutama pada segmen AI yang berfokus pada automasi penulisan kode.
Di sisi lain, struktur bisnis Elon Musk juga mencakup platform X serta layanan internet satelit Starlink yang menjadi salah satu unit paling stabil secara profitabilitas. Kombinasi ini membentuk ekosistem terintegrasi yang menghubungkan infrastruktur, distribusi digital, dan pengembangan kecerdasan buatan dalam satu jaringan bisnis yang saling menopang.
Dari sisi pasar, saham SpaceX dibuka di level USD 135 per saham dan mencatat kenaikan sekitar 50 persen sejak penawaran perdana. Pada titik tertingginya, kapitalisasi pasar perusahaan sempat mencapai USD 2,97 triliun, melampaui Amazon yang berada di kisaran USD 2,65 triliun sebelum kemudian stabil di sekitar USD 2,66 triliun pada penutupan perdagangan.
Namun, perbedaan fundamental keuangan masih terlihat jelas. SpaceX membukukan kerugian sekitar USD 4,9 miliar pada 2025 dengan pendapatan USD 18,7 miliar, sementara Amazon mencatat pendapatan USD 717 miliar dengan laba bersih USD 78 miliar, menunjukkan kesenjangan skala bisnis yang masih lebar antara keduanya.
Analis PitchBook, Franco Granda, menilai struktur valuasi tinggi SpaceX memberi perusahaan ruang lebih besar dalam melakukan akuisisi strategis tanpa tekanan pendanaan konvensional. Dia menyebut, "IPO memberikan SpaceX valuasi dan 'mata uang premium' untuk melakukan akuisisi besar hanya dalam hitungan hari setelah melantai di bursa."
Sementara itu, analis PitchBook lainnya yang dikutip Fortune menilai langkah akuisisi Cursor menunjukkan pola baru ekspansi perusahaan teknologi pasca-IPO.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
