
Iran lancarkan serangan ke Israel pada Minggu (7/6) waktu setempat. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Iran meluncurkan rentetan rudal balistik ke Israel pada Minggu (7/6) malam sebagai balasan atas serangan udara Israel di Beirut selatan, Lebanon, yang menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 11 lainnya. Serangan balasan ini menjadi eskalasi paling serius sejak kedua negara berada dalam gencatan senjata rapuh beberapa bulan terakhir.
Militer Israel menyatakan sirene peringatan serangan udara berbunyi di sejumlah wilayah setelah rudal-rudal Iran diluncurkan sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Israel mengklaim seluruh rudal berhasil dicegat sistem pertahanan udara sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
Bagi Teheran, serangan tersebut merupakan respons langsung atas operasi militer Israel yang terus berlanjut di Lebanon, meski sebelumnya telah ada kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Iran menilai Israel telah melanggar batas dengan kembali menyerang kawasan Dahiyeh di Beirut selatan yang dikenal sebagai basis kuat Hizbullah.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka menargetkan Pangkalan Udara Ramat David di Israel menggunakan rudal balistik.
Dalam pernyataannya, IRGC menyebut serangan tersebut sebagai respons atas apa yang mereka gambarkan sebagai pembunuhan dan pengusiran warga sipil di wilayah Lebanon selatan, khususnya Tyre dan Nabatieh.
"Operasi malam ini adalah sebuah peringatan. Jika agresi kembali terulang, respons kami akan lebih luas dan mencakup seluruh target Amerika-Zionis di kawasan," tegas IRGC.
Markas Khatam al-Anbiya milik IRGC bahkan menyatakan Israel telah melampaui 'semua garis merah' dengan terus menggempur Beirut selatan.
"Kami sebelumnya telah memperingatkan bahwa jika kejahatan di pinggiran Beirut meluas, kami akan menyerang target-target di wilayah pendudukan," bunyi pernyataan tersebut.
Eskalasi terbaru bermula ketika Israel kembali melancarkan serangan ke kawasan Dahiyeh pada Minggu sore. Serangan tersebut menghantam kawasan permukiman padat penduduk dan menyebabkan sedikitnya dua orang tewas serta 11 lainnya terluka.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
