
Lachlan Murdoch, Rupert Murdoch, dan James Murdoch menghadiri sebuah acara pada 2016, di tengah dinamika perubahan arah bisnis media keluarga Murdoch (The Washington Post)
JawaPos.com - James Murdoch resmi mengambil alih New York magazine dan Vox dalam kesepakatan besar yang menandai perubahan arah dalam bisnis media keluarga Murdoch, sekaligus membangun model perusahaan media yang berbeda dari warisan ayahnya, Rupert Murdoch.
Nama Murdoch selama ini identik dengan kekuatan media konservatif di Amerika Serikat, terutama melalui Fox News, The Wall Street Journal, dan New York Post. Namun, posisi James Murdoch di puncak New York magazine justru menghadirkan kontras yang tajam, mengingat publikasi tersebut dikenal dengan jurnalisme panjang, kritik budaya, dan tulisan opini yang kerap viral.
Dilansir dari The Washington Post, Selasa (26/5/2026), James Murdoch mengumumkan kesepakatan pembelian New York magazine dari Vox Media, termasuk Vox.com dan jaringan podcastnya. Dalam pernyataannya, dia menyebut langkah itu sebagai komitmen terhadap "ketertarikan pada garis depan budaya" serta "komitmen mendalam terhadap jurnalisme ambisius dan percakapan yang membentuk agenda publik."
James Murdoch, 53 tahun, bukan figur baru dalam industri media. Dia pernah memimpin perusahaan induk Fox sebelum mundur sepenuhnya pada 2020 dari dewan News Corp setelah menyatakan adanya perbedaan pandangan terkait arah editorial. Sejak itu, dia menjauh dari struktur bisnis keluarganya dan mulai aktif mendukung isu perubahan iklim serta proyek media yang lebih progresif bersama istrinya, Kathryn Murdoch.
Nilai transaksi ini diperkirakan lebih dari 300 juta dolar AS atau sekitar Rp 5,32 triliun dengan kurs Rp 17.750 per dolar AS. Setelah kesepakatan rampung, Vox Media akan dipisah. New York magazine, Vox.com, serta jaringan podcast seperti Today, Explained akan berada di bawah Lupa Systems milik James Murdoch, sementara aset lainnya, termasuk The Verge, Eater, SB Nation, Popsugar, dan The Dodo, akan membentuk perusahaan baru yang terpisah.
Di internal redaksi, respons awal cenderung hati-hati meski tidak sepenuhnya menolak perubahan kepemilikan. Seorang staf New York magazine mengatakan, "Murdoch secara terbuka menyampaikan hal yang ingin didengar banyak orang, bahwa dirinya menghargai jurnalisme panjang dan kritik budaya yang kami kerjakan."
Meski demikian, optimisme itu tidak sepenuhnya merata. Di kalangan sebagian staf, muncul sikap menunggu dan mengamati. "Sebagai calon pemilik, dia mengatakan hal-hal yang tepat," ujar salah satu staf, sembari menyinggung bahwa pola serupa kerap terjadi di industri media ketika komitmen awal pemilik baru tidak selalu bertahan setelah akuisisi selesai.
Nada kehati-hatian juga terdengar dari Vox.com. Salah satu staf menyebut, "Tentu saja setiap penjualan selalu membuat tidak nyaman, tetapi ini lebih baik karena pemiliknya tampak ingin membangun bisnis media yang serius," meski dia mengakui kekhawatiran soal potensi pemangkasan tenaga kerja masih membayangi di tengah tekanan industri yang terus berlangsung.
Pengamat media Bill Grueskin dari Columbia Journalism School menilai langkah James Murdoch berbeda dari pendekatan ayahnya. Dia menyebut James sedang "membangun kumpulan media dengan fokus lebih sempit, yang semuanya memiliki standar jurnalisme kuat, tetapi tidak berada pada skala raksasa seperti Fox atau Wall Street Journal."
Pandangan lain datang dari Rodney Benson, profesor di New York University, yang menilai akuisisi ini sebagai dukungan serius terhadap jurnalisme independen di tengah tekanan politik dan ekonomi. Sementara Mark Feldstein dari University of Maryland melihat adanya ironi keluarga, dengan menyatakan bahwa "uang dari konten konservatif di Fox News kini digunakan untuk mendukung perspektif yang justru berseberangan."

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
