
Petugas Ertzaintza menyerang para aktivis di Bandara Bilbao, Spanyol, pada tanggal 23 April 2026. (RTVE)
JawaPos.com - Kepulangan aktivis kemanusiaan dari misi bantuan Gaza memicu kericuhan di Bandara Bilbao, Spanyol. Bentrokan antara polisi Basque dan pendukung Global Sumud Flotilla berujung pemukulan, aksi saling dorong, hingga empat orang ditangkap.
Insiden itu kini melebar menjadi polemik diplomatik antara Israel, Spanyol, dan sejumlah negara Eropa.
Kerusuhan terjadi Sabtu (23/5) waktu setempat saat enam anggota flotilla tiba di Bilbao setelah dideportasi dari Israel. Mereka sebelumnya ditahan ketika mencoba menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza melalui jalur laut.
Menurut kepolisian Basque atau Ertzaintza, keributan pecah ketika para aktivis dan pendukung mereka dianggap menghalangi salah satu akses keluar area kedatangan bandara saat sesi foto media berlangsung. Polisi kemudian membubarkan kerumunan karena menilai pagar pengamanan dilanggar.
Dilansir dari Euronews, situasi dengan cepat memanas. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan polisi membanting sejumlah aktivis ke lantai sebelum memborgol mereka. Empat orang akhirnya diamankan dengan tuduhan melawan petugas, pembangkangan serius, dan menyerang aparat.
Kepulangan kelompok ini sendiri sempat tertunda sehari setelah dua aktivis harus dirawat di rumah sakit akibat cedera yang disebut terjadi saat mereka dicegat pasukan Israel di tengah perjalanan menuju Gaza.
Israel Serang Balik Spanyol: Tuduh Bersikap Hipokrit
Insiden di Bilbao langsung dimanfaatkan Israel untuk menyerang balik pemerintah Spanyol yang selama ini vokal mengkritik blokade Gaza.
Kementerian Luar Negeri Israel memanggil Charge d’Affaires Kedutaan Besar Spanyol di Tel Aviv, Francisca Pedros, atas instruksi Menteri Luar Negeri Gideon Sa’ar. Dalam pertemuan itu, Direktur Politik Kementerian Luar Negeri Israel, Yossi Amrani, menuding Spanyol bersikap tidak konsisten.
Israel menilai Madrid mengirim aktivis menuju wilayah blokade Gaza dan mengecam tindakan Israel, namun di saat bersamaan aparat Spanyol sendiri disebut menggunakan kekerasan terhadap para aktivis yang sama.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
